“Remisi adalah apresiasi dari negara bagi mereka yang menunjukkan perubahan karakter. Semoga ini menjadi motivasi bagi anak-anak lainnya untuk terus mengikuti proses pembinaan dengan sungguh-sungguh. Karena setiap orang berhak memperoleh kesempatan kedua dalam hidup. Mari beranilah untuk berdamai dengan diri, menerima kesalahan masa lalu, dan bangkit menjadi pribadi yang lebih baik,” ucap ayah tiga anak itu.
Ambon,moluccastimes.id-Setiap anak Indonesia memiliki hak yang sama untuk hidup, tumbuh, berkembang, memperoleh pendidikan, perlindungan, kesejahteraan, dan kesempatan yang adil dalam meraih cita-citanya.
Demikian Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin Wattimena, M.Si disela peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tahun 2026 yang dirangkai dengan pemberian remisi bagi anak binaan di LPKA Kelas II Ambon, Kamis 23/07/2026.
“Setiap anak termasuk anak yang sedang menjalani pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon, memiliki hak yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik. Mereka bukanlah generasi yang harus dicap berdasarkan masa lalunya. Sebaliknya, mereka sedang diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri, membangun karakter, meningkatkan keterampilan, serta mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat,” tandas Wali Kota.
Dirinya juga mengapresiasi kepada apresiasi kepada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, serta seluruh jajaran LPKA Kelas II Ambon yang terus menjalankan tugas pembinaan melalui pendidikan, pelatihan keterampilan, pembinaan karakter, hingga penguatan nilai-nilai keagamaan. Harapan kita, mereka kelak menjadi generasi muda yang mampu memberikan kontribusi bagi daerah dan bangsa.
Wali Kota juga mengucapkan selamat kepada 5 anak binaan yang menerima remisi Hari Anak Nasional.
“Remisi adalah apresiasi dari negara bagi mereka yang menunjukkan perubahan karakter. Semoga ini menjadi motivasi bagi anak-anak lainnya untuk terus mengikuti proses pembinaan dengan sungguh-sungguh. Karena setiap orang berhak memperoleh kesempatan kedua dalam hidup. Mari beranilah untuk berdamai dengan diri, menerima kesalahan masa lalu, dan bangkit menjadi pribadi yang lebih baik,” ucap ayah tiga anak itu.
Mengusung tema “Sayangi Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan”, peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk mengingatkan semua pihak bahwa anak merupakan amanah sekaligus investasi bangsa di masa depan.
“Semoga semangat Hari Anak Nasional inidapat menjadi komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, ramah, dan penuh kesempatan bagi setiap anak menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045,” harap Wali Kota.(MT-01)
