Kodam XV/Pattimura menegaskan bahwa operasi pembersihan ini tidak akan berdampak jangka panjang tanpa adanya perubahan perilaku dan sinergi dari seluruh elemen warga sipil untuk berhenti memperlakukan sungai sebagai tempat pembuangan akhir.
Ambon,moluccastimes.id-Kawasan aliran sungai di perkotaan kerap menjadi titik krusial pemicu bencana hidrometeorologi seperti banjir akibat penumpukan material sampah.
Menyadari ancaman tersebut, Kodam XV/Pattimura mengambil langkah preventif dengan memimpin aksi mitigasi lingkungan melalui pembersihan intensif di aliran Sungai Waitomu, pada Jumat 06/11/2026
.
Aksi yang dibalut dalam agenda berkala “Jumat Berkah” ini memfokuskan sasaran pada pengerukan sampah domestik, dahan pohon, serta material padat yang menyumbat jalur air.
Pembersihan ini sengaja diprioritaskan di titik-titik rawan tersumbat guna mengembalikan fungsi alami sungai sebagai pengendali volume air demi meminimalkan risiko luapan banjir ke pemukiman padat penduduk di sekitarnya.
Aksi lapangan ini sekaligus menjadi pengingat penting mengenai urgensi ketahanan lingkungan di wilayah urban.
Kodam XV/Pattimura menegaskan bahwa operasi pembersihan ini tidak akan berdampak jangka panjang tanpa adanya perubahan perilaku dan sinergi dari seluruh elemen warga sipil untuk berhenti memperlakukan sungai sebagai tempat pembuangan akhir.
Melalui restorasi kebersihan Sungai Waitomu ini, TNI berharap dapat memantik kesadaran kolektif masyarakat Ambon dalam menjaga kualitas hidup dan keseimbangan ekosistem setempat.
Dengan menjaga kelancaran arus sungai secara gotong royong, masyarakat tidak hanya melindungi diri dari ancaman banjir musiman, tetapi juga berinvestasi pada kesehatan lingkungan jangka panjang bagi generasi mendatang.
Jagalah alam, maka alam akan menjaga kita. bukan slogan, tetapi menjadi komitmen yang diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.(MT-01)
