“Mengapa BKL Elim Dusun Seri yang dipilih, karena Sekolah Lansia ini masih dalam status belajar belum sampai taraf wisuda. Oleh karena itu, kami meminta Pak Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku agar BKL Elim ini ditunjuk untuk mewakili Sekolah Lansia di Kota Ambon,” ungkap Patty.
Ambon,moluccastimes.id-Menjadi suatu kehormatan bagi Kota Ambon saat disapa dalam seremoni teleconference Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 tahun 2026 bersama Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) yang juga Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd yang berlangsung di Dusun Seri, Negeri Urimessing, Kecamatan Nusaniwe, Selasa 09/06/2026.
“Dalam peringatan HLUN tahun ini secara teleconference bersama Pak Menteri, ada BKKBN dari tiga Provinsi yang disapa yaitu Provinsi Maluku, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan Provinsi Jawa Timur (Jatim). Sedangkan dari 450 lebih kabupaten kota di Indonesia, Kota Ambon mewakili Sekolah Lansia di Maluku dalam kegiatan dimaksud,” aku Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Ambon, Ir. J.W Patty, M.Si.
Selanjutnya, Sekolah Lansia BKL Elim Dusun Seri menjadi pilihan sebagai lokasi peringatan HLUN ke-30 tahun 2026.
“Mengapa BKL Elim Dusun Seri yang dipilih, karena Sekolah Lansia ini masih dalam status belajar belum sampai taraf wisuda. Oleh karena itu, kami meminta Pak Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku agar BKL Elim ini ditunjuk untuk mewakili Sekolah Lansia di Kota Ambon,” ungkap Patty.
Pihaknya berupaya agar secepatnya Sekolah Lansia ini dapat mewisudakan para lansia.
“Rencananya bulan September 2026 nanti, lansia BKL Elim diwisuda. Kita berdoa semoga rencana ini dapat berjalan dengan baik,” timpalnya.
Disisi lain, Patty juga menyebut tahun 2027 direncanakan 2 Sekolah Lansia akan dibuka.
“Dua Sekolah Lansia itu dari dua kecamatan yaitu Baguala tepatnya di Desa Nania dan kecamatan Sirimau. Dalam proses ini kita terus berkoordinasi dengan Ketua TPP Kota Ambon terkait persyaratan yang sesuai untuk membuka Sekolah Lansia,” jelas wanita berkacamata itu.
Wanita smart ini berharap dengan adanya Sekolah Lansia yang didorong oleh Pemerintah Kota Ambon, tumbuh dan lahir Lansia yang SMART.
“SMART itu artinya Sehat, Mandiri, Produktif dan Sejahtera. Lebih banyak sekolah lansia yang dibuka akan menjadikan para lansia hidup lebih bahagia, tidak pikun tetapi selalu berkualitas,” tandasnya.(MT-01)
