Sementara itu, Asisten Deputi Kesehatan, Gizi, dan Pembangunan Keluarga Sekretariat Wakil Presiden, Mariah Seliriana, merekomendasikan Pemkot Ambon untuk terus meningkatkan cakupan intervensi melalui berbagai inovasi yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing wilayah.
Ambon,moluccastimes.id-Sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dalam mendukung percepatan penurunan stunting, Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) menyerahkan sertifikat penghargaan dan cendera mata kepada Pemereintah Kota Ambon.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Sekretariat Wakil Presiden atas perhatian dan pendampingan yang diberikan Sekretariat Wakil Presiden kepada Pemerintah Kota Ambon,” ucap Wali Kota Ambon, Drs.Bodewin Wattimena, M.Si saat menerima tim Setwapres di ruang kerjanya, Rabu 22/07/2026.
Selain itu, Pemkot Ambon dan Setwapres melakukan penandatanganan komitmen bersama mendukung percepatan penurunan stunting yang menjadi bagian dari rangkaian pemantauan program percepatan penurunan stunting yang dilakukan Setwapres di Kota Ambon pada 20-23 Juli 2026.
Selama 4 hari tim melakukan evaluasi sekaligus berdiskusi langsung dengan pemerintah daerah dan masyarakat guna memastikan berbagai intervensi penurunan stunting berjalan efektif, yang diawali audiensi bersama Pemerintah Kota Ambon, dilanjutkan dengan peninjauan ke kelurahan, puskesmas, posyandu, serta kelompok sasaran program, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui hingga balita.
“Kami menyampaikan terimakasih karena telah memilih Kota Ambon sebagai lokasi pemantauan program percepatan penurunan stunting. Kehadiran tim menjadi motivasi sekaligus masukan yang sangat berharga bagi kami untuk terus memperkuat upaya penanganan stunting secara terintegrasi,” tandas Wali Kota.
Diakuinya, penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah karena itu dibutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader posyandu, dunia usaha, hingga masyarakat.
“Kami berkomitmen menghadirkan berbagai inovasi dan memastikan setiap intervensi tepat sasaran demi melahirkan generasi Ambon yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” tandas Wali Kota.
Sementara itu, Asisten Deputi Kesehatan, Gizi, dan Pembangunan Keluarga Sekretariat Wakil Presiden, Mariah Seliriana, merekomendasikan Pemkot Ambon untuk terus meningkatkan cakupan intervensi melalui berbagai inovasi yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing wilayah.
“Selain itu, kualitas dan efektivitas pelaksanaan program perlu menjadi prioritas utama, terutama di daerah dengan prevalensi stunting yang masih tinggi. Penguatan integrasi lintas sektor juga dinilai penting agar seluruh program dapat menjangkau masyarakat secara optimal,” tandas Seliriana.
Melalui rangkaian pemantauan tersebut, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat sehingga upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Penandatanganan tersebut turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Ambon, Felicia Wattimena, bersama jajaran Pemerintah Kota Ambon dan Tim Percepatan Penurunan Stunting Sekretariat Wakil Presiden.(MT-01)
