Feat Universitas Hungaria, Magister Ilmu Hukum Unpatti Bawa Isu Hukum Kepulauan ke Panggung Internasional

by -13 Views

 

Ambon,moluccastimes.id-Program Studi Magister Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Pattimura (Unpatti) semakin gencar mengepakkan sayap di kancah akademik global.

Komitmen internasionalisasi ini dibuktikan melalui jalinan kerja sama strategis dengan Universitas Debrecen, salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka di Hungaria.

Langkah nyata kolaborasi global ini diawali dengan penandatanganan Implementation Arrangement (IA) sekaligus penyelenggaraan kuliah umum internasional bertajuk “Keberagaman Budaya, Koeksistensi Etnis dan Pluralisme Hukum: Perspektif Antropologis pada Masyarakat Kepulauan” yang digelar di Aula Utama Lantai 3 Program Pascasarjana Unpatti, Selasa 03/11/2026.

Pihak Unpatti secara khusus mendatangkan pakar antropologi dunia, Prof. Dr. Gábor Biczó dari Universitas Debrecen, Hungaria, sebagai pembicara tamu untuk membedah dinamika sosial dan kearifan lokal masyarakat kepulauan dari kacamata antropologi hukum.

Koordinator Program Studi Magister Ilmu Hukum Unpatti, Dr. Julista Mustamu, S.H., M.H., menegaskan bahwa kolaborasi internasional ini menjadi momentum penting untuk mengikis cara pandang hukum yang kaku.

Melalui kemitraan ini, Unpatti ingin menunjukkan kepada dunia internasional bahwa mengkaji hukum di wilayah kepulauan seperti Maluku tidak bisa hanya berkutat pada teks normatif undang-undang, melainkan wajib mengintegrasikan pendekatan interdisipliner seperti antropologi, etnografi, dan realitas budaya masyarakat adat.

“Keahlian dan pengalaman akademik dari mitra kami di Hungaria berpotensi besar memperkaya lingkungan akademik Unpatti. Ini adalah fondasi awal dari kemitraan akademik jangka panjang yang kami proyeksikan untuk memperluas cakrawala penelitian hukum adat dan kebudayaan kita di tingkat internasional,” ujar Dr. Julista.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan Program Pascasarjana Unpatti, Prof. Dr. Maria Nindatu, Dra., M.Kes., menilai kehadiran akademisi Eropa Tengah di Ambon menjadi bukti bahwa kajian karakteristik masyarakat kepulauan Maluku memiliki daya tarik ilmiah yang tinggi di mata dunia.

“Kehadiran Prof. Gábor Biczó membuka ruang bertukar pikiran yang luar biasa bagi sivitas akademika kita untuk mendapatkan perspektif global baru yang segar, yang nantinya akan sangat memperkaya proses pembelajaran dan mutu lulusan Magister Hukum Unpatti,” ungkap Prof. Maria.

Penandatanganan dokumen kerja sama (IA) yang dilakukan langsung oleh Dr. Julista Mustamu dan Prof. Gábor Biczó ini menjadi legalitas resmi bahwa materi hukum kepulauan berbasis kearifan lokal Maluku kini telah masuk dalam radar radar kajian akademis formal yang diakui secara internasional.(MT-01)