Gelar Doa Bersama Dua Negeri, Upu Latu Lopurisa Uritalai : Dia-lah Penguasa, Kekuatan & Pengharapan Kita

by -6 Views
ilustrasi Yesus Penguasa Alam Semesta

“Dia yang mencipta kita, memberikan kehidupan bagi kita, selayaknya kita selalu menaikkan doa serta syukur dalam keadaan dan kondisi apapun. Dia penguasa hidup, letak kekuatan serta pengharapan kita. Doa bersama ini  bukan untuk memerintah Tuhan, tetapi sebaliknya meminta kekuatan dari-Nya agar kita bisa menghadapi peristiwa ini dengan lapang hati terutama bagi keluarga,” beber pria bijak ini.

Rutong,moluccastimes.id-Ditengah pencarian salah satu dari tiga nelayan asal Negeri Rutong yang sedang melaut pada Senin 17 Agustus 2026 malam, menggerakkan hati Upu Latu Negeri Lopurisa Uritalai menggelar doa bersama dua negeri, Hutumuri dan Rutong.

Pemneg dan Saniri Negri Rutong dalam Kantor Negeri Hutumuri

“Upaya ini harus kami lakukan karena secara manusia kami memiliki keterbatasan dalam upaya pencarian yang dilakukan bersama oleh Tim SAR Gabungan,” ungkap Upu Latu Reza Valdo Maspaitella kepada moluccastimes.id, Selasa 18/08/2026.

Sebagai pemimpin negeri, Reza memiliki tanggungjawab moral sepenanggungan bersama keluarga.

“Apalagi mereka bertiga ini satu family, cukup menyedihkan memang, Tetapi semuanya harus kita kembalikan kepada Sang Penguasa alam semesta. Doa yang kita lakukan ini bersama pendeta serta tuan tanah kedua negeri,” aku ayah dua anak itu.

Diterima dalam Baileo Negeri Hutumuri

Maspaitella mengakui cuaca saat ini memang sementara tidak bersahabat.

“Angin kencang tentunya juga arus akan menguat. Butuh kewaspadaan dan ekstra kehati-hatian untuk melaut ditengah kondisi saat ini,” ucapnya.

Hal yang ingin diedukasi kepada masyarakat dan keluarga besar Maspaitella adalah dalam segala hal jangan melupakan Sang Pencipta.

“Dia yang mencipta serta memberikan kehidupan bagi kita, selayaknya kita selalu menaikkan doa serta syukur dalam keadaan dan kondisi apapun. Dia penguasa hidup, letak kekuatan serta pengharapan kita. Doa bersama ini  bukan untuk memerintah Tuhan, tetapi sebaliknya meminta kekuatan dari-Nya agar kita mampu menghadapi peristiwa ini dengan lapang hati terutama bagi keluarga,” beber pria bijak ini.

Verkolep Maspaitella, hingga kini belum ditemukan

Seperti diketahui, musibah kecelakaan laut menimpa 3 orang warga Negeri Rutong ini berawal dari ketiga saudara kandung : Yopi Maspaitella (29), Simon Maspaitella (25), dan Verkolep Maspaitella melaut dan menghadapi arus yang kuat.

Dua diantaranya Yopi dan Simon dapat diselamatkan namun naas bagi Verkolep yang belum ditemukan hingga saat ini.

Informasi terakhir, saat ini pencarian dilakukan oleh Polisi Air, SAR maupun Angkatan Laut dengan mengunakan kapal putih.(MT-01)