Momentum bersejarah ini dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas dan tangguh, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap kondisi masyarakat sekitar.
Ambon,moluccastimes.id-Komando Distrik Militer (Kodim) 1504/Ambon melaksanakan upacara memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 tahun 2026 di Lapangan Upacara Makodim 1504/Ambon, Rabu 28/10/2026.
Momentum bersejarah ini dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas dan tangguh, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap kondisi masyarakat sekitar.
Dalam amanatnya, Letkol Inf Rudolf Gleend Paulus membacakan sambutan tertulis dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir yang mengusung tema besar “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, sebuah pesan kuat bahwa kejayaan masa depan bangsa sangat bertumpu pada kualitas karakter generasi penerusnya.
Menurut Menpora, kemajuan sebuah bangsa tidak melulu diukur dari megahnya infrastruktur fisik, modernisasi teknologi, ataupun kekuatan materi semata.
Fondasi paling utama dari kemajuan yang berkelanjutan adalah investasi pada kualitas manusia, akhlak, dan kepedulian sosial yang nyata.
Ada tiga pilar utama yang menjadi motor penggerak bagi pemuda saat ini :
• Patriotisme Konkret yaitu menumbuhkan rasa cinta tanah air yang diwujudkan melalui aksi nyata dan kontribusi positif bagi lingkungan, bukan sekadar retorika belaka.
• Kegigihan Tanpa Batas yaitu membentuk mentalitas yang tidak mudah menyerah di tengah terpaan tantangan global, tangguh melewati kegagalan, dan terus memberikan dedikasi terbaik.
• Empati Sosial yaitu mendorong pemuda agar tidak egois mengejar kesuksesan pribadi, melainkan peka membaca kesulitan sesama dan ringan tangan dalam membantu masyarakat sekitar.
Lebih lanjut, Dandim menyampaikan ajakan Menpora agar generasi muda berani mengambil peran kepemimpinan masa depan tanpa kehilangan kelembutan hati nurani.
“Penguasaan ilmu pengetahuan dan inovasi karya harus diorientasikan demi kemaslahatan masyarakat luas, sehingga keberhasilan individu dapat dirasakan manfaatnya secara kolektif oleh bangsa Indonesia,” sebut Menpora.
Upacara yang berlangsung di Makodim 1504/Ambon ini menjadi penegas bahwa semangat ikrar 28 Oktober 1928 harus tetap hidup dan relevan dengan dinamika zaman dan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan sebuah seruan bagi seluruh komponen pemuda untuk mengintegrasikan nilai patriotisme, perjuangan, dan kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari demi menyongsong Indonesia yang lebih maju.
Kegiatan ini diikuti secara khidmat oleh jajaran Kasdim, para perwira staf, Bintara, Tamtama, hingga segenap Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kodim 1504/Ambon.(MT-01)
