“Pendampingan ini menjadi kesempatan bagi setiap program studi untuk memperoleh masukan, melakukan evaluasi, dan menyempurnakan struktur kurikulum yang telah disusun,” ujar Jomima saat membuka kegiatan tersebut.
Ambon,moluccastimes.id-Fakultas Pertanian (Faperta)Universitas Pattimura (Unpatti) langsung bergerak cepat mematangkan kurikulum baru tahun 2027 untuk 10 program studi (prodi).
Langkah strategis ini diambil demi mendongkrak mutu akademik dan memastikan lulusan siap menjawab tantangan modern di sektor pertanian global.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pendampingan intensif selama dua hari bersama Pusat Pengembangan Kurikulum dan Inovasi Pembelajaran Unpatti.
Momentum ini ditargetkan menjadi evaluasi menyeluruh agar rancangan kurikulum siap diterapkan sepenuhnya pada tahun akademik 2027/2028.
Fakultas Pertanian Unpatti sendiri mematok target tinggi. Seluruh prodi diwajibkan menuntaskan tahapan finalisasi dokumen kurikulum secara mandiri dan menyeluruh pada Maret mendatang.
Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Pertanian Unpatti, Dr. Jomima M. Tatipikalawan, S.Pt., M.P., menegaskan bahwa perombakan kurikulum ini bukan sekadar urusan administrasi dokumen di atas kertas.
“Pendampingan ini menjadi kesempatan bagi setiap program studi untuk memperoleh masukan, melakukan evaluasi, dan menyempurnakan struktur kurikulum yang telah disusun,” ujar Jomima saat membuka kegiatan tersebut. Minggu 01/11/2026.
Sebagai langkah awal menuju target Maret, lima program studi langsung tancap gas mempresentasikan rancangan struktur kurikulum barunya di sesi awal. Kelima prodi tersebut meliputi :
• Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP)
• Program Studi Agribisnis
• Program Studi Pemuliaan Tanaman
• Program Studi Agroteknologi
• Program Studi Kehutanan
Masing-masing prodi diberikan waktu 15 menit untuk memaparkan draf mereka sebelum dibedah dan ditinjau langsung oleh tim ahli pendamping. Aspek peninjauan berfokus pada perbaikan struktur kurikulum hingga kesesuaiannya dengan arah masa depan pendidikan tinggi.
Melalui koordinasi dan konsultasi yang intensif ini, Fakultas Pertanian Unpatti optimistis dapat melahirkan rancangan pembelajaran berkualitas tinggi yang mampu melahirkan sumber daya manusia unggul di bidang pertanian kepulauan.(MT-01)
