“Media adalah mitra penting OJK yang mampu menjangkau hingga ke wilayah kepulauan dan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sehingga dapat memberikan informasi keuangan yang benar, objektif dan bertanggungjawab,” akunya.
Ambon,moluccatimes.id-Peran media sangat positifdalam upaya mengedukasi masyarakat hingga wilayah terluar agar aware terhadap penipuan dalam sektor keuangan.
Demikian Kepala OJK Provinsi Maluku, M. Andi Muhammad Yusuf, disela pembukaan Edukasi dan Training of Trainers (ToT) Media Massa sebagai Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia, di Kantor OJK Maluku, Kamis 15/01/2026.
Mengusung tema “Penguatan Kapasitas Wartawan sebagai Duta Literasi di Sektor Jasa Keuangan”, Yusuf mengapresiasi 25 orang jurnalis Maluku yang memiliki perhatian terhadap literasi keuangan.
“Media adalah mitra penting OJK yang mampu menjangkau hingga ke wilayah kepulauan dan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sehingga dapat memberikan informasi keuangan yang benar, objektif dan bertanggungjawab,” akunya.
Dijelaskan, indeks literasi keuangan secara nasional ada pada level 50%, dibandingkan dengan inklusi keuangan 80%.
“Nah, OJK butuh media untuk menjangkau ketertinggalan ini, karena itu hari ini kita gelar Training of Trainers (ToT) untuk memberikan pengalaman kepada jurnalis Maluku sehingga kedepan dapat membantu OJK untuk mensosialisasikan secara nyata di tengah masyarakat,” paparnya.
Dirinya berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata baik bagi para jusrnalis sendiri maupun masyarakat Maluku secara luas.
Sementara itu nara sumber yang dihadirkan untuk memberikan penguatan kapasitas kepada 25 Jurnalis Maluku diantaranya dari BRI ( Ali Said Ambar); PT. Pegadaian Area Ambon (Hardsal Rahman); BSI (Zulfahmi Farma); BPJS Tenaga Kerja (Joy Pangeranto Manalu); Adira Finance (Reikson Gasperzs); Bursa Efek Indonesia (Alberto F Dachi)(MT-01)
