Mubes IV Latupati Maluku, Upu Latu Lopurisa Uritalai Nakhodai Latupati Maluku 2026-2031

by -18 Views

Masyarakat berharap agar nakhoda baru Majelis Latupati Maluku ini mampu membawa masyarakat adat menuju masa depan yang lebih aman, damai, harmonis, dan bermartabat

Ambon,moluccastimes.id-Upu Latu Lopurisa Uritalai Negeri Rutong, Reza Valdo Maspaitella, terpilih sebagai Ketua Majelis Latupati Maluku dalam Musyawarah Besar (Mubes) IV yang digelar di Baileo Oikumene, Jumat, 16/10/2026.

Momentum ini menandai babak baru kepemimpinan lembaga adat tingkat provinsi tersebut untuk masa bakti lima tahun ke depan serta menjadi agenda krusial bagi keberlangsungan organisasi, sekaligus ruang sakral bagi para raja dan pemangku adat dari berbagai negeri di Bumi Raja-Raja untuk merumuskan penguatan kelembagaan, pelestarian budaya, serta masa depan masyarakat adat.

Sinergi dan Peran Strategis Pemimpin Adat

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, SH, L.LM. Dalam arahannya, Gubernur menggarisbawahi vitalnya peran para raja dalam merawat persatuan antarnegeri, memperkukuh persaudaraan, dan mengantisipasi potensi konflik sosial.

Sebagai Upu Latu Maluku, Lewerissa berharap Majelis Latupati Maluku mampu bertindak sebagai mitra strategis pemerintah daerah demi mewujudkan pembangunan yang selaras dengan hak-hak masyarakat adat.

Harapan senada diutarakan oleh Anggota DPR RI dapil Maluku, Saadiah Uluputty, yang hadir dalam pembukaan tersebut.

Ia mengingatkan bahwa para pemangku adat memikul tanggung jawab besar dalam menjaga keberagaman, mempererat kohesi sosial, serta aktif mencarikan solusi atas konflik batas wilayah yang masih kerap terjadi.

Agenda Besar Kepengurusan Baru

Setelah ditetapkan secara resmi melalui keputusan Mubes IV, amanah besar kini berada di pundak Reza Valdo Maspaitella.

Kepemimpinannya diharapkan membawa dampak nyata yang melampaui seremoni pergantian pengurus. Beberapa fokus utama yang menanti kepengurusan periode 2026-2031 meliputi :

• Perlindungan Hak Adat: Memperjuangkan pengakuan hak atas tanah petuanan, wilayah hukum adat, serta menjaga keberlanjutan pranata pemerintahan negeri.
• Resolusi Konflik: Menyelesaikan sengketa batas wilayah dan tanah adat secara berkeadilan dengan berpijak pada sejarah, bukti autentik, hukum adat, dan regulasi negara.
• Harmonisasi Antarnegeri: Mengedepankan dialog, musyawarah, serta menghidupkan kembali nilai-nilai luhur Pela Gandong dan falsafah Siwalima.
• Edukasi Generasi Muda: Mengajak generasi baru Maluku untuk tetap mencintai dan terhubung dengan sejarah, tradisi, bahasa daerah, serta identitas budayanya.

Terpilihnya Reza Valdo Maspaitella langsung disambut hangat dengan berbagai ucapan selamat dari masyarakat adat.

Masyarakat berharap agar nakhoda baru Majelis Latupati Maluku ini mampu membawa masyarakat adat menuju masa depan yang lebih aman, damai, harmonis, dan bermartabat.(MT-01)