Pacu Mutu Akademik, Dosen FPIK Unpatti Kini Dibekali Sistem Evaluasi Kelulusan Berbasis Digital

by -4 Views

“Kami berharap kegiatan ini dapat menyamakan persepsi dan memperkuat pemahaman para dosen dalam pengukuran CPL dan penyusunan RPS berbasis OBE, sehingga implementasi kurikulum dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan,” tegas Dr. Meigy Nelce Mailoa.

Ambon,moluccastimes.id-Program Studi S1 Teknologi Hasil Perikanan (THP), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Universitas Pattimura (Unpatti) resmi meluncurkan langkah digitalisasi di bidang evaluasi akademik.

Terobosan ini ditandai dengan digelarnya Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Proses Pengukuran dan Evaluasi Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) Secara Digital bagi seluruh jajaran dosen di ruang seminar FPIK Unpatti, Rabu 30/09/2026.

Langkah ini dirancang untuk mendongkrak kemampuan teknis para dosen dalam mengukur tingkat keberhasilan belajar mahasiswa secara lebih sistematis dan terstruktur.

Dalam pelaksanaannya, prodi menghadirkan pakar sekaligus Instruktur Asesmen Pembelajaran Digital, Dr. Bruri Melky Laimeheriwa, S.Pi, M.Si., untuk melatih para dosen mengoperasikan platform pengukuran digital tersebut.

Sinkronisasi Kurikulum dari Dokumen hingga Ruang Kuliah

Wakil Dekan Bidang Akademik FPIK Unpatti, Dr. Ir. Simon Tubalawony, M.Si., menjelaskan bahwa pelatihan teknologi ini merupakan kelanjutan dari penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang telah dirumuskan sebelumnya.

Dengan sistem digital, dosen dapat dengan mudah melihat sejauh mana setiap mata kuliah yang mereka ampu berkontribusi nyata terhadap kompetensi akhir kelulusan mahasiswa.

Ia mengingatkan agar sistem mutakhir ini tidak sekadar dijadikan pelengkap administrasi demi mengejar nilai akreditasi fakultas.

“Pengukuran dan evaluasi CPL harus menjadi bagian penting dalam mengevaluasi efektivitas proses pembelajaran. Penerapan sistem pengukuran CPL secara digital diharapkan dapat membantu dosen memantau capaian pembelajaran secara lebih terukur,” ungkap Dr. Simon Tubalawony.

Ia juga menambahkan bahwa kecanggihan teknologi ini tetap harus dipadukan dengan pendekatan mengajar yang humanis, kreatif, dan penuh inovasi.

Komitmen Nyata Terhadap Kurikulum Berbasis OBE

Di tempat yang sama, Koordinator Program Studi THP, Dr. Meigy Nelce Mailoa, S.Pi., M.Si., meluruskan tantangan yang sering dihadapi dunia kampus terkait kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).

Menurutnya, banyak instansi yang terjebak menyusun OBE hanya sebagai formalitas dokumen di atas kertas tanpa implementasi riil yang bisa diuji.

Melalui integrasi digital ini, hubungan antara CPL, capaian mata kuliah, hingga bobot penilaian ujian mahasiswa akan terkunci dalam satu sistem yang transparan.

Hasil evaluasi digital ini nantinya langsung dijadikan dasar evaluasi prodi untuk memperbaiki kualitas pengajaran jika ditemukan ada kompetensi mahasiswa yang belum optimal.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menyamakan persepsi dan memperkuat pemahaman para dosen dalam pengukuran CPL dan penyusunan RPS berbasis OBE, sehingga implementasi kurikulum dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan,” tegas Dr. Meigy Nelce Mailoa.

Melalui kesuksesan Bimtek ini, FPIK Unpatti menargetkan standarisasi evaluasi digital dapat segera diadopsi oleh program studi lainnya guna mendorong mutu lulusan Universitas Pattimura yang siap bersaing di dunia kerja.(MT-01)