Peringatan Hari Radio ke-81: RRI Ambon Targetkan Jadi Pusat Rujukan Informasi Masyarakat

by -13 Views

“Di usia 81 tahun RRI, kami berharap RRI semakin dekat dengan masyarakat dan masyarakat menjadikan RRI sebagai rujukan, pusat rujukan informasi,” ujar Latuheru.

Ambon,moluccastimes.id-Menyambut Hari Radio ke-81, Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Ambon berkomitmen untuk semakin mendekatkan diri kepada publik.

Melalui momentum perayaan tahun ini, RRI Ambon menargetkan diri untuk menjadi pusat rujukan informasi utama yang terpercaya bagi seluruh lapisan masyarakat.

Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Stasiun (Kepsta) RRI Ambon, Yani Peter Latuheru, di sela-sela kemeriahan RRI Fest 2026, Rabu 02/09/2026.

Latuheru berharap masyarakat dapat terus mengedepankan RRI dalam memperoleh berbagai informasi serta layanan publik di tengah dinamisnya perkembangan zaman.

“Di usia 81 tahun RRI, kami berharap RRI semakin dekat dengan masyarakat dan masyarakat menjadikan RRI sebagai rujukan, pusat rujukan informasi,” ujarnya.

Lanjutnya, untuk mewujudkan visi tersebut, RRI Ambon tidak hanya fokus pada fungsi penyiaran, tetapi juga aktif dalam aksi nyata di tengah kehidupan sosial.

“Salah satunya diwujudkan melalui kolaborasi bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Ambon dan RS Siloam dalam menggelar aksi donor darah serta Cek Kesehatan Gratis (CKG),” aku Latuheru.

Menurut Yani, aksi kemanusiaan donor darah ini merupakan bukti nyata kepedulian sosial RRI terhadap sesama yang membutuhkan pertolongan medis.

Selain aksi sosial, kemeriahan RRI Fest 2026 yang mengusung tema “Suara Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” ini juga diramaikan dengan berbagai kegiatan interaktif.

Mulai dari pameran UMKM, pentas seni, hingga talk show interaktif digelar untuk membuka ruang keterlibatan publik seluas-luasnya.

Sementara internal lembaga, momentum Hari Radio ke-81 ini juga dijadikan sebagai pemacu semangat bagi seluruh pegawai RRI Ambon.

“Peningkatan kinerja, disiplin, integritas, serta moralitas menjadi fondasi utama yang ditekankan untuk menghadapi tantangan pengembangan kompetensi di masa depan,” pungkas Latuheru. (MT-01)