Penobatan ini bukan sekadar gelar seremonial, melainkan bagian dari misi penguatan sinergi antara BI Maluku dan Pemkot Ambon guna memperluas literasi keuangan digital serta memperkokoh sistem perlindungan konsumen di tingkat akar rumput.
Ambon,moluccastimes.id-Langkah strategis diambil oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku bersama Pemerintah Kota Ambon untuk membentengi masyarakat dari ancaman kejahatan siber.
Dalam momentum Opening Ceremony Maluku Manggurebe 2026 yang digelar di Taman Pattimura, Ketua Dekranasda Kota Ambon, Felicia Wattimena, resmi dinobatkan sebagai Mama Peka Digital Kota Ambon, Jumat 09/10/2026.
Penobatan ini bukan sekadar gelar seremonial, melainkan bagian dari misi penguatan sinergi antara BI Maluku dan Pemkot Ambon guna memperluas literasi keuangan digital serta memperkokoh sistem perlindungan konsumen di tingkat akar rumput.
Di era digitalisasi yang berkembang pesat, risiko eksploitasi data pribadi dan berbagai modus penipuan keuangan kian mengintai warga. Melalui peran baru ini, wanita yang kerap disapa Lisa ini diamanahkan untuk memimpin pergerakan edukasi publik.
Fokus utamanya adalah melahirkan masyarakat yang tidak hanya mahir teknologi, tetapi juga bijak, bertanggung jawab, dan waspada terhadap segala bentuk penawaran transaksi digital yang mencurigakan.
Selain berfokus pada aspek keamanan, gerakan “Mama Peka Digital” ini dinilai strategis dalam mendongkrak sektor ekonomi kreatif lokal.
Pemanfaatan platform digital yang aman diyakini akan membuka peluang besar bagi para perajin dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Ambon untuk memperluas jangkauan pasar dan menaikkan daya saing produk unggulan daerah tanpa rasa cemas terhadap risiko kejahatan finansial.
Melalui kolaborasi ini, BI Maluku dan Pemerintah Kota Ambon berharap masyarakat dapat lebih produktif memanfaatkan kemajuan teknologi, sekaligus memiliki kesadaran tinggi dalam menjaga kerahasiaan data pribadi demi terciptanya ekosistem keuangan digital yang sehat dan aman.(MT-01)
