Sentuh Pelosok & Rawat Perdamaian, HUT ke-91 GPM Dikemas Sederhana, Berdampak Nyata

by -10 Views

Salah satu terobosan menarik dalam perayaan tahun ini adalah pembuatan video dokumenter khusus mengangkat kisah inspiratif para pelayan GPM yang bertaruh nyawa di daerah terpencil dan menantang, seperti Pegunungan Seram Utara, Wetar, hingga Sula-Taliabu.

Ambon,moluccastimes.id-Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-91 Gereja Protestan Maluku (GPM) tahun 2026 dipastikan tampil beda.

Mengusung nilai ketekunan dan semangat hidup ugahari (kesederhanaan), Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode GPM bersama Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi (PHBG) sepakat untuk mengalihkan fokus dari pesta pora besar menjadi aksi pelayanan yang menyentuh jemaat di pelosok daerah.

Keputusan strategis ini dimatangkan dalam rapat koordinasi dan orientasi tugas PHBG periode 2026–2030 di Kantor Sinode GPM, Kamis 06/08/2026.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Umum Sinode GPM, Pdt. S.I. Sapulette, S.Th., M.Si bersama Wakil Ketua PHBG, Pdt. A. Beresaby.

Salah satu terobosan menarik dalam perayaan tahun ini adalah pembuatan video dokumenter khusus. Video ini akan mengangkat kisah inspiratif para pelayan GPM yang bertaruh nyawa di daerah terpencil dan menantang, seperti Pegunungan Seram Utara, Wetar, hingga Sula-Taliabu.

Dokumenter ini dijadwalkan tayang serentak pada ibadah Minggu, 23 dan 30 Agustus 2026, sebagai bentuk apresiasi tertinggi atas kesetiaan mereka.

Disisi lain, GPM juga terus memperkuat komitmennya dalam merawat tradisi hidup orang basudara di Maluku.

 

Sapulette menegaskan bahwa aksi sosial keagamaan, seperti penyerahan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha, akan terus dilanjutkan secara berkelanjutan.

“Bahkan ke depan, distribusi hewan kurban direncanakan tidak hanya berpusat di Masjid Al-Fatah Ambon, tetapi juga menjangkau wilayah Maluku Utara,” tandas pria smart ini.

Berdasarkan hasil kesepakatan rapat, ada beberapa perubahan teknis penting demi efektivitas pelayanan antara lain :

£. Pencanangan HUT, tidak lagi dipusatkan di tingkat Sinode, melainkan dilebur langsung bersama jemaat agar lebih merakyat.

£. Waktu Ibadah Syukur dimana ibadah puncak HUT ke-91 akan digelar pada Minggu, 6 September 2026, pukul 19.00 WIT di Baileo Oikumene Ambon. PHBG akan berkoordinasi dengan MPK Kota Ambon untuk memajukan jadwal ibadah sore di jemaat-jemaat lokal.

£. Apresiasi Tokoh, resepsi HUT akan menghadirkan para Tuagama (penjaga gereja) dengan masa pengabdian terlama untuk menerima tanda kasih khusus.

£. Pelayanan Diakonal melalui bantuan sosial dipastikan tidak hanya berputar di Pulau Ambon, melainkan wajib menjangkau jemaat miskin, korban konflik, pengungsi, dan para pelayan di luar pusat Sinode.

Ditegaskan Sapulette, melalui tema tahun ini yang menonjolkan ketekunan pelayanan, GPM ingin membuktikan bahwa esensi ulang tahun gereja bukan terletak pada kemegahan seremonial, melainkan pada seberapa besar dampak dan kehadiran gereja bagi masyarakat yang membutuhkan.

Rapat dihadiri juga Wakil Ketua II MPH Sinode, Pdt. Adriana Lohy, S.Th, Sekerteris Umum (Sekkum) MPH Sinode, Pdt, H. R Tupan, M.Si; Wakil Sekkum, Pdt. Markus Takaria, M.Si. (MT-01)