“Saat ini Universitas Pattimura memiliki 115 program studi dan lebih dari 30.000 mahasiswa aktif dari berbagai penjuru Indonesia. Dukungan dari Polda Maluku sangat penting agar lingkungan akademis kami tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujar Rektor.
Ambon,moluccastimes.id-Universitas Pattimura (Unpatti) dan Polda Maluku sepakat memperkuat pengamanan wilayah dan kampus berbasis ilmiah. Langkah ini ditandai dengan kunjungan resmi Kapolda Maluku yang baru, Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H., beserta Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku kepada Rektor Unpatti, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd, di Ruang Rapat Rektorat, Senin 19/10/2026.
Selain silaturahmi, pertemuan ini menghasilkan paradigma baru dalam penanganan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Maluku, yaitu melalui pemanfaatan riset ilmiah dan kajian akademis.
Rektor Unpatti menyambut hangat kunjungan ini dan menegaskan kesiapan institusinya untuk mendukung program kepolisian. Sebagai kampus terbesar di Maluku, Unpatti memiliki tanggung jawab moral yang besar dalam menjaga stabilitas daerah.
“Saat ini Universitas Pattimura memiliki 115 program studi dan lebih dari 30.000 mahasiswa aktif dari berbagai penjuru Indonesia. Dukungan dari Polda Maluku sangat penting agar lingkungan akademis kami tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujar Rektor.
Di sisi lain, Irjen Pol. Suwondo Nainggolan membawa pendekatan baru yang lebih humanis dan dialogis ke lingkungan kampus. Ia menegaskan bahwa interaksi antara kepolisian dan universitas tidak boleh lagi hanya identik dengan penanganan demonstrasi semata.
Mengubah Wajah Penanganan Demonstrasi
Kapolda menyatakan bahwa penyampaian aspirasi oleh mahasiswa merupakan bagian sah dari alam demokrasi Indonesia. Oleh karena itu, pasca-aksi demonstrasi, polisi harus aktif membuka ruang komunikasi.
• Pendekatan Dialogis: Merespons aspirasi mahasiswa lewat forum diskusi yang terbuka.
• Komunikasi Berkelanjutan: Membina hubungan baik dengan mahasiswa pasca-aksi demi mencegah konflik berkepanjangan.
Peluang Riset Bersama untuk Pembangunan
Poin krusial lain dalam pertemuan ini adalah ketertarikan Kapolda Maluku untuk mengandalkan riset Unpatti.
Polda Maluku membuka peluang besar untuk melakukan penelitian sosial bersama yang hasilnya dapat dijadikan dasar pengambilan kebijakan strategis demi kemajuan Provinsi Maluku.
Pertemuan penting ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Unpatti, di antaranya Ketua SPI Dr. Kevin H. Tupamahu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr. Nur Aida Kubangun, S.Pd., M.Pd, Kepala LPPM, Dr. Estevanus K. Huliselan, S.Pd., M.Si, serta para dekan dan kepala biro terkait.(MT-01)
