29 Calon Sidi Baru GPM Ameth Diteguhkan, Lepit Tekankan 3 Hal Penting

by -2 Views

“Hari ini adalah peneguhan anggota sidi baru bukan sebagai upacara seremonial yang dilakukan setiap tahun sebagai rutinitas gerejawi tetapi lebih dari itu ada beberapa hal yang harus dipahami dengan benar,” aku Lepit.

Ameth,moluccastimes.id-Momen peneguhan sidi Gereja Protestan Maluku (GPM) merupakan peristiwa iman yang sangat sakral, serta mengandung hal penting baik bagi jemaat maupun anggota sidi yang akan diteguhan.

Demikian Ketua Majelis Jemaat GPM Ameth Klasis Pulau Pulau Lease, Pdt. M. Lepit, S.Th, M.Pd disela peneguhan 29 calon anggota sidi baru di gedung Gereja Beth-Eden Ameth, Minggu 29/03/2026.

“Hari ini adalah peneguhan anggota sidi baru bukan sebagai upacara seremonial yang dilakukan setiap tahun sebagai rutinitas gerejawi tetapi lebih dari itu ada beberapa hal yang harus dipahami dengan benar,” aku Lepit.

Lepit merincikan, hal pertama adalah Pengakuan Yang Bertanggungjawab (Kredo).

“Peneguhan sidi adalah momen calon anggota sidi baru mengambil alih tanggungjawab iman dari orang tua dan saksi Baptis (sebutan orang Ambon : Papa Ani dan Mama Ani). Mulai hari ini, tiap langkah, perkataan, keputusan yang diambil adalah cerminan pengakuan percaya kepada Yesus Kristus,” ucapnya.

Hal kedua, lanjutnya adalah menjadi Garam dan Terang di Negeri Samasuru Amalatu Ameth.

“Negeri Ameth membutuhkan generasi muda yang memiliki integritas, keteladanan dalam kehidupan bermasyarakat. Karena itu, identitas sebagai orang Kristen harus menggarami lingkungan pergaulan, tempat pendidikan, tempat kerja bahkan ditengah-tengah keluarga,” tandasnya.

Hal ketiga adalah Keteguhan di tengah tantangan Zaman.

“Saat ini dunia menawarkan arus yang bisa menggoyahkan iman mulai dari dampak negatif teknologi hingga degradasi moral. Sebab itu, mari jadikan firman Tuhan Allah sebagai kompas yang menuntun dalam kesetiaan kepada Allah sampai selamanya seperti tertulis dalam 1 Korintus 15: 58,” timpal pria smart itu.

Sementara itu, dalam proses menuju peneguhan, 29 calon anggota sidi baru tersebut terlibat dalam berbagai kegiatan.

“Mulai dari kegiatan sosial yaitu kerja bakti membersihkan Pastori Gereja, membersihkan gedung Gereja Beth-Eden, kemudian membantu distribusi air bagi keluarga para hamba Tuhan. Dari sisi iman, mereka diberikan kesempatan mengikuti malam pembedahan diri sebagai calon sidi baru sebelum peneguhan. Katekisasi yang diikuti hampir satu tahun merupakan pendidikan formal GPM yang diberikan oleh oleh para pendeta yang ada dalam jemaat sesuai muatan GPM,” jelasnya.

Ditambahkan, dalam Katekisasi, calon anggota sidi baru juga diberikan kesempatan melayani kebaktian dalam jemaat.

“Seperti kebaktian unit, kebaktian sektor, kebaktian wadah organisasi, dimana mereka diajarkan menjadi seorang liturgos atau pembawa liturgi. Hal ini tentunya memberikan pelajaran serta pengalaman bagi mereka menumbuhkan keberanian, meningkatkan kepercayaan diri untuk melayani,” tandas Lepit.(MT-01)

 

dalambrita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *