2025, 61.913 Ton Sampah Tertangani, Wali Kota Ambon Targetkan 65.000 Ton Tahun 2026

by -35 Views
dok. serambi maluku

Sementara tahun 2026, Pemkot Ambon akan perkuat program pengelolaan sampah dengan target menangani lebih dari 65 ribu ton sampah, serta membangun lebih banyak TPS higienis di wilayah yang belum terlayani.

Ambon,moluccastimes.id-Bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Ambon menyelesaikan masalah sampah ditujukkan melalui penanganan sampah secara terpadu sebanyak 61.913 ton tahun 2025.

Kata Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin Wattimena, M.Si, pengelolaan sampah adalah salah satu prioritas utama karena berkaitan dengan kebersihan lingkungan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.

Capaian tersebut diakui merupakan kolaborasi elemen masyarakt yang ditunjang dengan infrastruktur yang memadai.

Berbagai langkah strategis dilakukan Pemkot Ambon mulai dari pemasangan fasilitas penampung sampah sungai hingga pembangunan infrastruktur pengelolaan akhir. Serta pemasangan trash boom di beberapa titik sungai dan perairan pantai yang menjadi jalur aliran sampah menuju wilayah pemukiman atau laut.

“Fasilitas ini berfungsi, untuk menangkap sampah sebelum menyebar dan mencegah pencemaran lingkungan perairan,” ucap Wattimena, Minggu 04/01/2026.

Selain itu, Pemkot Ambon juga membangun sebanyak 19 Tempat Pembuangan Sampah (TPS) higienis, yang tersebar di berbagai kecamatan yang dirancang dengan standar kesehatan yang sesuai, dilengkapi dengan sistem penanganan limbah cair, dan sarana pengelolaan sampah sementara yang aman, sehingga tidak menimbulkan bau tidak sedap atau menjadi sarang penyakit.

Wattimena berharap, TPS higienis dapat meningkatkan partisipasi masyarakat melalui kemudahan akses membuang sampah lewat penambahan armada kendaraan pengangkut sampah.

Terobosan yang akan dilakukan adalah transisi pengelolaan TPA dari sistem open dumping menjadi controlled landfill.

“Transisi ke controlled landfill adalah, langkah penting untuk mengurangi dampak negatif pengelolaan sampah terhadap lingkungan. Kami juga sedang menyusun rencana, untuk memanfaatkan gas metana dari TPA sebagai sumber energi alternatif di masa depan, sehingga pengelolaan sampah tidak hanya mengurangi pencemaran tetapi juga memberikan manfaat ekonomi,” tambah Wattimena.

Selain itu dilakukan juga sosialisasi dan pendidikan kepada masyarakat mengenai pentingnya 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta cara memilah sampah di sumber

Sementara tahun 2026, Pemkot Ambon akan perkuat program pengelolaan sampah dengan target menangani lebih dari 65 ribu ton sampah, serta membangun lebih banyak TPS higienis di wilayah yang belum terlayani.(MT-01)

09 -6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *