“Banyak daerah dan institusi yang mengajukan usulan, sehingga diperlukan seleksi ketat berdasarkan sejumlah kriteria. Salah satu syarat utama adalah status dan luas lahan. Unpatti secara umum telah memenuhi kriteria, namun tetap perlu diverifikasi untuk memastikan tidak ada potensi permasalahan karena itu kami mendorong agar dilakukan hibah guna menghindari potensi sengketa terutama jika terjadi pergantian kepemimpinan,” jelasnya.
Ambon,moluccastimes.id-Dalam kunjungan terkait Pengembangan Sekolah Laboratorium Terintegrasi, Perwakilan Tim Direktorat SMA Kementerian Pendidikan Dasar Menengah, Amalia, menjelaskan kunjungan tersebut merupakan bagian dari tahapan seleksi program pembangunan sekolah yang termasuk dalam agenda prioritas pemerintah.
Demikian Amalia, disela pertemuan bersama Rektor Unpatti, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd yang bertempat di Ruang Rapat Rektor, Jumat 10/04/2026.

“Kami hadir untuk memverifikasi langsung kondisi lahan yang diusulkan oleh Unpatti, sebagai bagian dari proses penilaian kelayakan pembangunan Unit Sekolah Baru,” ujarnya.
Disebutkan tahun 2026, Pemerintah Pusat mengalokasikan pembangunan 34 sekolah baru di seluruh Indonesia.
“Banyak daerah dan institusi yang mengajukan usulan, sehingga diperlukan seleksi ketat berdasarkan sejumlah kriteria. Salah satu syarat utama adalah status dan luas lahan. Unpatti secara umum telah memenuhi kriteria, namun tetap perlu diverifikasi untuk memastikan tidak ada potensi permasalahan karena itu kami mendorong agar dilakukan hibah guna menghindari potensi sengketa terutama jika terjadi pergantian kepemimpinan,” jelasnya.

Selain itu, hal lain yang dinilai adalah potensi pengembangan sekolah dalam lima tahun ke depan, termasuk proyeksi jumlah siswa serta kontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan di daerah.
Ditambahkan, pembangunan Sekolah Laboratorium sejalan dengan program integrasi pendidikan yang tengah didorong pemerintah, yaitu pengembangan sistem pendidikan berkelanjutan dari jenjang PAUD hingga perguruan tinggi.
“Kami sedang mencari daerah dan institusi yang siap mengembangkan sekolah terintegrasi guna meningkatkan kualitas pendidikan nasional,” tambahnya.
Dikatakan, seluruh hasil verifikasi lapangan tersebut nantinya akan dilaporkan kepada pimpinan kementerian sebagai dasar pengambilan keputusan terkait kelanjutan pembangunan Unit Sekolah Baru di lingkungan Unpatti.

“Ini akan menjadi laporan kami kepada pimpinan, semoga kedepan semuanya berjalan dengan baik sesuai harapan,” harapnya.
Dalam tinjauan langsung ke lokasi pembangunan Sekolah Laboratorium Unpatti, turut dihadiri Tim Direktorat SMA, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Hilwa; para Wakil Rektor; Kepala Biro Keuangan dan Umum Unpatti, Frengky Polnaya, S.E., M.M.; Sekretaris Badan Penyelenggara Sekolah Laboratorium Unpatti, Elsa Tamaela, M.Pd; BPMP Provinsi Maluku, Rayhan Maricar Sahib, S.T serta undangan lainnya. (MT-01)




.



