Dialog Kota Tangguh, Wali Kota Ambon : Kota Tangguh Perlu Keterlibatan Semua Unsur

by -9 Views

“Dengan keterlibatan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, media, dan seluruh pemangku kepentingan, maka kebijakan yang dihasilkan dapat membantu menjawab tantangan zaman mulai dari perubahan iklim, risiko bencana, hingga dinamika sosial dan ekonomi sehingga melahirkan kota yang kuat dan mandiri guna mewujudkan bangsa yang berdaulat,” papar Wali Kota.

Medan,moluccastimes.id-Membangun kota tangguh membutuhkan sinergitas, kolaborasi serta keterlibatan pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat yang akan melahirkan kebijakan dan bermuara untuk menjawab tantangan zaman, mulai dari perubahan iklim, risiko bencana, hingga dinamika sosial dan ekonomi.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si dalam sesi Dialog Kota Tangguh yang merupakan rangkaian Rakernas XVIII APEKSI, usai pembukaan oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan (Wamenko), Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P, Rabu 01/07/2026.

“Dengan keterlibatan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, media, dan seluruh pemangku kepentingan, maka kebijakan yang dihasilkan dapat membantu menjawab tantangan zaman mulai dari perubahan iklim, risiko bencana, hingga dinamika sosial dan ekonomi sehingga melahirkan kota yang kuat dan mandiri guna mewujudkan bangsa yang berdaulat,” papar Wali Kota.

Ditambahkan, ketangguhan kota juga dipengaruhi kualitas tata kelola pemerintahan, kesiapan menghadapi bencana, kemampuan memperkuat ekonomi masyarakat, serta tingginya partisipasi warga dalam pembangunan.

“Kota Ambon dalam posisi sebagai daerah kepulauan memiliki karakteristik dan tantangan tersendiri. Dengan berbagai program pembangunan yang dijalankan kita terus mengarahkan peningkatan kapasitas daerah dalam menghadapi dampak perubahan iklim maupun potensi bencana diantaranya melalui penguatan mitigasi bencana, peningkatan kualitas pelayanan publik, penataan kawasan perkotaan yang berkelanjutan, serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan dan membangun ketahanan wilayah,” jelas ayah tiga anak itu.

Keikutsertaan Wali Kota dalam forum nasional tersebut, sekaligus menjadi wujud komitmen Pemkot Ambon, untuk terus memperkuat kualitas pelayanan publik, meningkatkan ketahanan kota, serta mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat melalui semangat kolaborasi dan keberlanjutan.

Sementara itu, Dialog Kota Tangguh menjadi salah satu forum strategis dalam Rakernas XVIII APEKSI 2026 yang menghadirkan para kepala daerah untuk berbagi pengalaman, inovasi, dan strategi dalam membangun kota yang adaptif, aman, berdaya saing, serta berkelanjutan di tengah berbagai tantangan global.(MT-01)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *