“Keberhasilan sebuah fakultas tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, jumlah lulusan, maupun capaian akademik semata, tetapi juga dari sejauh mana inovasi, hasil riset, dan pengabdian mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat pesisir, pengelolaan sumber daya kelautan, serta pembangunan perikanan yang berkelanjutan, dan sejalan dengan arah pengembangan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan menuju tahun 2029, yaitu menjadi fakultas yang unggul, berdaya saing global, berbasis kepulauan, dan berkelanjutan,” jelas pria smart itu.
Ambon,moluccastimes.id-Perjalanan 44 tahun Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura (FPIK Unpatti) merupakan hasil dari pengabdian para pendiri, dedikasi dosen dan tenaga kependidikan, semangat mahasiswa, loyalitas alumni, serta kepercayaan masyarakat terhadap fakultas dalam menghasilkan sumber daya manusia di bidang perikanan dan ilmu kelautan.
Demikian Dekan FPIK Unpatti, Prof. Dr. Yoisye Lopulalan, S.Pi., M.Si disela Pencanangan Dies Natalis ke-44 yang berlangsung di Pelataran Gedung FPIK Unpatti, Kamis 16/07/2026.
“Pencanangan Dies Natalis ini harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan. Momentum tersebut menjadi ruang refleksi untuk mengevaluasi capaian, menjawab berbagai tantangan, sekaligus memperbarui komitmen dalam mewujudkan visi dan misi fakultas,” tandas Lopulalan.

Diakuinya, mengusung tema “Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Berdampak melalui Inovasi, Kolaborasi, dan Kreativitas Menuju Globalisasi” mencerminkan tekad fakultas untuk menghasilkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan sektor kelautan dan perikanan.
“Keberhasilan sebuah fakultas tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, jumlah lulusan, maupun capaian akademik semata, tetapi juga dari sejauh mana inovasi, hasil riset, dan pengabdian mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat pesisir, pengelolaan sumber daya kelautan, serta pembangunan perikanan yang berkelanjutan, dan sejalan dengan arah pengembangan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan menuju tahun 2029, yaitu menjadi fakultas yang unggul, berdaya saing global, berbasis kepulauan, dan berkelanjutan,” jelas pria smart itu.

Karena itu, dalam perjalanannya FPIK terus memperkuat kualitas pendidikan, meningkatkan produktivitas penelitian, memperluas kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, memperkuat pengabdian kepada masyarakat, serta membangun tata kelola fakultas yang profesional, transparan, dan akuntabel.
“Mari jadikan Dies Natalis ke-44 sebagai momentum memperkuat kolaborasi, menjaga semangat kebersamaan, serta terus menghadirkan karya dan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan kelautan dan perikanan, sekaligus mendukung kemajuan Unpatti,” ajaknya.
Rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-44 FPIK Unpatti akan berlangsung secara bertahap mulai dari pencanangan, field trip dan studi tour ke desa binaan, FPIK Goes to School, lomba, pameran dan Expo FPIK, penyusunan Naskah Akademik Kebangkitan FPIK, hingga puncaknya pada 7 September 2026.(MT-01)








