Relokasi RPH Mardika KeTawiri : Dilema Pemkot Ambon Antara Tata Kota & Ancaman Inflasi

by -2 Views
Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin Wattimena,M.Si

Guna melahirkan solusi berkeadilan, Pemkot Ambon saat ini terus mematangkan formula perencanaan. Target utamanya adalah melahirkan kebijakan relokasi yang mampu menuntaskan masalah kebersihan lingkungan pusat kota tanpa harus mengorbankan daya beli masyarakat kecil.

Ambon,moluccastimes.id-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon kini menghadapi dilema besar dalam menata estetika kota.

Rencana pemindahan Rumah Potong Hewan (RPH) dari kawasan padat Pasar Mardika menuju Desa Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, terpaksa harus dikaji ulang secara mendalam guna menghindari lonjakan harga pangan di tingkat konsumen.

Langkah peninjauan kembali ini diambil sebagai upaya menyelaraskan desakan warga yang menuntut kenyamanan lingkungan dengan perlunya menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si., menegaskan bahwa kebijakan pemindahan fasilitas penjagalan ini tidak boleh diputuskan secara terburu-buru.

Faktor utama yang menjadi ganjalan serius adalah potensi membengkaknya biaya transportasi yang harus dipikul oleh para peternak dan pedagang daging.

“Biaya transportasi tidak sedikit jika sapi dibawa ke Tawiri lalu kembali lagi ke kota untuk dijual,” tandasnya, Kamis 06/08/2026.

Menurutnya, penambahan rantai logistik yang terlalu panjang berisiko memicu efek domino berupa kenaikan harga daging sapi segar di pasar tradisional.

Kondisi tersebut dinilai kontraproduktif dengan program prioritas Pemkot Ambon saat ini yang sedang gencar menekan angka inflasi sektor pangan.

Di sisi lain, Pemkot Ambon dihadapkan pada keluhan kronis masyarakat terkait buruknya sanitasi di pusat kota. Keberadaan RPH Mardika dinilai sudah tidak lagi representatif karena posisinya berimpitan langsung dengan pemukiman padat, pusat perbelanjaan, serta Markas Komando Daerah Militer (Makodam) XV/Pattimura.

Polusi bau yang menyengat dari limbah pemotongan setiap harinya dinilai merusak pemandangan serta kenyamanan ruang publik di jantung ibu kota Provinsi Maluku tersebut.

Guna melahirkan solusi berkeadilan, Pemkot Ambon saat ini terus mematangkan formula perencanaan. Target utamanya adalah melahirkan kebijakan relokasi yang mampu menuntaskan masalah kebersihan lingkungan pusat kota tanpa harus mengorbankan daya beli masyarakat kecil. (MT-01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *