Tumpangi Roka Tenda, Pemkot Ambon Pertama Salur Logistik Pasca Konflik Patahuwe

by -4 Views

“Pak Wali Kota sangat prihatin dengan kondisi yang menimpa bapak dan ibu. Katong samua seng mau kondisi ini terjadi. Tetap sabar dan selalu dalam lindungan Tuhan,” ungkap Wenddy saat menyerahkan logistik secara simbolis

SeramBagianBarat,moluccastimes.id-Demi memastikan bantuan kemanusiaan tiba dengan cepat, Pemerintah Kota Ambon menempuh jalur laut untuk menyalurkan logistik darurat bagi warga Dusun Patahuwe, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Langkah ini menjadikan Pemkot Ambon sebagai pemerintah kabupaten/kota pertama di Maluku yang bergerak cepat mengulurkan tangan pascakonflik sosial di wilayah tersebut.

Rombongan  bertolak dari Pelabuhan Hunimua, Desa Liang, Kabupaten Maluku Tengah, dengan menumpang KMP Roka Tenda, tim logistik menyeberangi lautan menuju Pulau Seram untuk membawa berbagai kebutuhan pokok yang sangat dinantikan oleh para pengungsi di posko darurat Desa Taniwel.

Berikut adalah rincian bantuan logistik darurat yang berhasil disalurkan oleh Pemkot Ambon untuk memenuhi kebutuhan dasar warga:
2 ton beras; 100 karton mi instan; 100 kilogram gula pasir; 1.000 kaleng ikan; 20 karton minyak goreng.

Pemerintah Kota Ambon yang diwakili Kadis Sosial, drg. Wendy Pelupessy, M.Kes disambut Camat Taniwel, Jeklin E. Niwele bersama Sekretaris Camat.

“Pak Wali Kota sangat prihatin dengan kondisi yang menimpa bapak dan ibu. Katong samua seng mau kondisi ini terjadi. Tetap sabar dan selalu dalam lindungan Tuhan,” ungkap Wenddy saat menyerahkan logistik secara simbolis pada Selasa 15/09/2026.

Merespons aksi tanggap darurat ini, Camat Taniwel Jeklin E. Niwele mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas solidaritas yang ditunjukkan oleh Pemkot Ambon. Transportasi laut dan jarak yang cukup jauh tidak menghalangi niat tulus jajaran Pemkot Ambon untuk datang membawa bantuan.

“Bantuan ini tentunya sangat membantu dalam meringankan sedikit beban warga Dusun Patahuwe yang saat ini membutuhkan uluran kasih,” kata Jeklin.

Distribusi logistik darurat ini menjadi sangat krusial mengingat skala kerusakan yang terjadi di lapangan. Konflik sosial yang melanda Dusun Patahuwe beberapa waktu lalu telah menghanguskan sedikitnya 29 rumah warga. Akibatnya, sebanyak 41 kepala keluarga atau 142 jiwa terpaksa mengungsi ke Desa Taniwel dan kini sepenuhnya bergantung pada bantuan kemanusiaan untuk bertahan hidup.(MT-01)

 

 

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *