Sentuhan Humanis Dibalik Jeruji, Rutan Ambon Pasok Gizi & Cek Medis 11 WBP Lansia

by -7 Views

“Posyandu Lansia ini merupakan bentuk perhatian Rutan Ambon terhadap kesehatan tahanan dan narapidana lanjut usia. Kami ingin memastikan mereka mendapatkan pemeriksaan, edukasi, serta perhatian kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka selama berada di Rutan,” pungkas Meta Putra.

Ambon,moluccastimes.id-Komitmen nyata dalam menghadirkan pelayanan publik yang setara dan menyentuh aspek kemanusiaan terus diperkuat oleh Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon.

Hal ini terlihat dari aksi program Posyandu Lansia yang ditujukan untuk memantau, merawat, dan memastikan kesehatan fisik para tahanan serta narapidana yang telah memasuki usia senja tetap prima selama menjalani masa pembinaan, Rabu 07/10/2026.

Kehadiran langsung Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Meta Putra, bersama Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, menjadi bukti kuat dukungan penuh jajaran pimpinan rutan terhadap pemenuhan hak-hak dasar 11 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) lansia.

Edukasi Guna Menangkal Asam Urat

Langkah preventif menjadi poin utama pembuka kegiatan. Tim medis yang dipimpin oleh dokter Rutan Ambon, dr. Edwina, memberikan edukasi kesehatan mendalam terkait pencegahan penyakit asam urat. Penyakit ini kerap menjadi keluhan utama bagi kelompok lanjut usia akibat menurunnya fungsi metabolisme tubuh.

Dalam sesinya, dr. Edwina mengingatkan para peserta mengenai pentingnya memilah asupan makanan, rutin bergerak, serta menjaga konsumsi air putih.

“Pada usia lanjut, kondisi kesehatan perlu dipantau secara berkala. Melalui Posyandu Lansia ini, kami tidak hanya melakukan pemeriksaan, tetapi juga memberikan edukasi agar para lansia dapat lebih memahami kondisi tubuhnya, menjaga pola makan, serta mengetahui langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit,” ujar dr. Edwina.

Pemeriksaan Fisik dan Kolaborasi Tim Medis

Usai menerima pembekalan informasi, satu per satu dari 11 warga binaan lansia menjalani pemeriksaan fisik secara menyeluruh. Cek kesehatan ini dipimpin langsung oleh dokter dan perawat rutan, dengan dibantu oleh sejumlah mahasiswa peserta magang.

Sinergi ini mempercepat proses pemeriksaan berkala, mulai dari pengecekan tekanan darah hingga identifikasi keluhan fisik lainnya secara dini. Dengan deteksi awal, tim medis dapat segera menentukan tindakan tindak lanjut yang tepat sesuai kebutuhan medis masing-masing individu.

Kebahagiaan dan rasa syukur pun terpancar dari raut wajah para warga binaan, salah satunya Marzuki. Lansia yang tengah menjalani masa pidana ini mengaku sangat terbantu dengan kepedulian yang ditunjukkan oleh pihak rutan.

“Saya merasa senang dengan adanya kegiatan seperti ini. Kami bisa memeriksakan kesehatan dan mendapatkan penjelasan dari dokter tentang bagaimana menjaga kesehatan di usia lanjut. Perhatian seperti ini sangat berarti bagi kami,” tutur Marzuki penuh haru.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berjalan konsisten ke depannya.

Pasokan Nutrisi Lewat ‘Ekstra Puding’

Tidak hanya berfokus pada penanganan medis dan obat-obatan, Rutan Ambon memahami bahwa imunitas tubuh lansia sangat bergantung pada asupan gizi seimbang. Oleh karena itu, di akhir kegiatan, seluruh peserta Posyandu Lansia mendapatkan paket ekstra puding penunjang nutrisi. Paket tersebut berisikan susu khusus lansia, madu murni, suplemen vitamin, serta makanan tambahan berbungkus lainnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Ambon, Meta Putra, menegaskan bahwa jeruji besi tidak boleh menjadi penghalang bagi seseorang untuk mendapatkan hak hidup sehat. Pelayanan kesehatan adalah pilar yang tidak terpisahkan dari tugas pokok dan fungsi pemasyarakatan.

“Posyandu Lansia ini merupakan bentuk perhatian Rutan Ambon terhadap kesehatan tahanan dan narapidana lanjut usia. Kami ingin memastikan mereka mendapatkan pemeriksaan, edukasi, serta perhatian kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka selama berada di Rutan,” pungkas Meta Putra.(MT-01)

 

 

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *