Selain persoalan air bersih, Satgas TMMD ke-130 juga menggenjot pembangunan jalan lingkungan sepanjang 346 meter dan 126 meter, jembatan penghubung 7 meter, talud penahan tanah, satu unit fasilitas MCK, serta merehabilitasi lima rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga setempat.
Ambon,moluccastimes.id-Kodim 1504/Ambon resmi memulai program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 di Dusun Seri, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Selasa 13/10/2026.

Penyediaan jaringan air bersih dan pembenahan infrastruktur dasar menjadi target utama dalam operasi bakti yang akan berlangsung hingga 11 November 2026 mendatang.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin Wattimena, M.Si menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan wilayah.
Salah satu prioritas fisik yang mendapat perhatian serius adalah pembangunan jaringan pipanisasi dan reservoir air di tiga titik terpisah. Langkah ini diambil guna menjamin ketersediaan air bersih bagi warga sekaligus mengantisipasi potensi kekeringan.
“Pembangunan tidak bisa berjalan sendiri oleh pemerintah. Sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat adalah kunci agar fasilitas yang dibangun berdaya guna dalam jangka panjang,” ujar Wali Kota.
Selain persoalan air bersih, Satgas TMMD ke-130 juga menggenjot pembangunan jalan lingkungan sepanjang 346 meter dan 126 meter, jembatan penghubung 7 meter, talud penahan tanah, satu unit fasilitas MCK, serta merehabilitasi lima rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga setempat.
Guna mendukung aspek kelestarian lingkungan, program ini turut menargetkan penanaman 1.000 bibit pohon.
Untuk menuntaskan seluruh sasaran tersebut, sebanyak 115 personel gabungan diterjunkan yang merupakan prajurit dari unsur TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, unsur kepolisian dari Brimob Polda Maluku, serta diperkuat personel BPBD Kota Ambon.

Komandan Kodim (Dandim) 1504/Ambon yang baru, Letkol Inf Rudolf Gleend Paulus, menyampaikan pihaknya melalukan program fisik dan non fisik.
“Selain pembangunan fisik, kami juga melaksanakan program nonfisik berupa penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, hukum, hingga sosialisasi pencegahan stunting dan pelayanan kesehatan,” ungkap Dandim.
Ia berharap kemanunggalan yang kuat antara TNI dan rakyat dapat menyukseskan seluruh agenda pembangunan ini tepat waktu.(MT-01)







