Gaji Lulusan Baru Naik Kelas? Harmoni Agrimandiri Grup Buru Sarjana Pertanian Unpatti!

by -3 Views

“Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan SDM yang tidak hanya paham teori pertanian, tetapi memiliki kemampuan kepemimpinan (leadership), kedisiplinan tinggi, serta kesiapan fisik dan mental di lapangan,” ujar Romi Bakara di hadapan para alumni.

Ambon,moluccastimes.id-Paradigma bahwa lulusan baru (fresh graduate) harus merangkak dari posisi staf paling bawah mulai digeser oleh Fakultas Pertanian Universitas Pattimura (Faperta Unpatti).

Melalui kemitraan strategis teranyar dengan Harmoni Agrimandiri Grup, para alumni Unpatti kini langsung dibidik untuk mengisi posisi Asisten Lapangan yang masuk dalam jajaran middle management (manajemen menengah) perusahaan.

Peluang emas ini dibuka dalam kegiatan pengenalan profil perusahaan sekaligus penjaringan tenaga kerja yang berlangsung di Ruang Rapat Faperta Unpatti, selama dua hari (29-30 Oktober 2026).

Assistant Manager Harmoni Agrimandiri Grup, Romi Bakara, mengungkapkan bahwa posisi manajerial yang ditawarkan ini bukan sekadar pekerjaan teknis biasa. Lulusan Unpatti yang terpilih nantinya akan memegang tanggung jawab strategis untuk memimpin dan mengoordinasikan puluhan hingga ratusan tenaga kerja di bidang agronomi.

Assistant Manager Harmoni Agrimandiri Grup, Romi Bakara

“Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan SDM yang tidak hanya paham teori pertanian, tetapi memiliki kemampuan kepemimpinan (leadership), kedisiplinan tinggi, serta kesiapan fisik dan mental di lapangan,” ujar Romi Bakara di hadapan para alumni.

Menjawab tantangan tersebut, kerja sama ini dirancang tidak hanya berhenti pada urusan rekrutmen kelapa sawit semata. Harmoni Agrimandiri Grup juga berkomitmen turun langsung ke kampus Poka untuk memberikan kuliah khusus guna membenahi problem klasik lulusan baru: kesiapan mental dan etika profesional.

Melalui program pembekalan berkala, mahasiswa akhir dan alumni akan digembleng mengenai ketahanan mental (mental toughness) serta pengenalan budaya kerja industri perkebunan yang terkenal disiplin dan dinamis.

Langkah preventif ini diambil agar para sarjana asal Maluku memiliki daya tahan tinggi dan mampu bersaing saat ditempatkan di wilayah operasional luar daerah, seperti Papua Barat Daya.

Langkah Faperta Unpatti yang agresif dalam menggandeng mitra eksternal ini mempertegas komitmen fakultas untuk mencetak “arsitek” lapangan kerja dan pemimpin di sektor agribisnis, sekaligus memastikan serapan alumni Unpatti berada di jalur karier yang strategis dan diperhitungkan di tingkat nasional(MT-01)