Gandeng YOGIP 35, Pemkot Ambon Targetkan Rangkul Pelaku Balap Liar Jadi Atlet Berprestasi

by -15 Views
Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin Wattimena, M.Si

“Pemuda Ambon mendapatkan wadah menyalurkan hobi secara aman, sementara kota memperoleh potensi atlet-atlet baru yang siap bersaing di tingkat nasional. Selain fokus pada sektor otomotif, pembinaan pemuda ini juga disinergikan dengan pelestarian seni budaya lokal. Identitas Ambon sebagai kota musik dan seni internasional harus tetap dijaga oleh generasi muda guna menyambut visi Indonesia Emas 2045,” tandas Wali Kota.

Ambon,moluccastimes.id-Pemerintah Kota Ambon mengambil langkah strategis dalam menangani fenomena balap liar di kalangan remaja yaitu mengalihkan aksi jalanan negatif menjadi prestasi otomotif yang legal.

Hal tersebut diakui Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin Wattimena, M.Si disela pelantikan pengurus Young Generation In Paradise (YOGIP) 35 Sport & Art Activity periode 2026-2030 di Balai Kota Ambon, Sabtu 25/07/2026.

“YOGIP harus mampu merangkul anak-anak muda dan membawa mereka ke kegiatan positif. Jauhkan mereka dari tindakan negatif yang merugikan diri sendiri dan kota ini,” ujar Bodewin

Wali Kota mendorong organisasi kepemudaan ini menjadi garda terdepan dalam merangkul pemuda kota, salah satu fokus utamanya adalah melakukan pembinaan langsung terhadap pelaku balap liar yang kerap meresahkan masyarakat.

Alih-alih sekadar memberikan sanksi hukum, pendekatan yang didorong oleh Pemkot Ambon adalah pembinaan bakat.

YOGIP 35 yang memiliki fokus di bidang olahraga (sport) dan seni (art) diharapkan bisa memfasilitasi ruang bagi para pebalap jalanan ini untuk berkembang menjadi atlet otomotif resmi.

Langkah ini dinilai sebagai solusi jangka panjang yang saling menguntungkan.

“Pemuda Ambon mendapatkan wadah menyalurkan hobi secara aman, sementara kota memperoleh potensi atlet-atlet baru yang siap bersaing di tingkat nasional. Selain fokus pada sektor otomotif, pembinaan pemuda ini juga disinergikan dengan pelestarian seni budaya lokal. Identitas Ambon sebagai kota musik dan seni internasional harus tetap dijaga oleh generasi muda guna menyambut visi Indonesia Emas 2045,” tandas Wali Kota.

Wali Kota menegaskan bahwa Pemkot Ambon berkomitmen penuh mendukung ruang kolaborasi dengan organisasi pemuda untuk memastikan tidak ada pemuda Ambon yang tertinggal dalam pembangunan.(MT-01)