“Hal mengikut Yesus adalah prioritas dalam kehidupan orang Kristen sehingga walaupun berada dalam situasi dan kondisi apapun, sandaran kita adalah Yesus,” ulas Metekohy.
SiriSoriAmalatu,molucccastimes.id-Hari ini, seluruh calon anggota sidi baru Gereja Protestan Maluku (GPM) mengikuti peneguhan, tidak terkecuali 27 calon anggota sidi GPM Siri Sori Serani, bertempat di gedung Gereja Louhata Damai, Minggu 29/03/2026.
“Sebagai Ketua Majelis Jemaat, kami berharap dengan peristiwa peneguhan sidi hari ini, ke 27 anak-anak kita mengawali langkah menuju pendewasaan iman guna mengaktualisasikan ajaran Kristus serta kemudian menjadi anggota jemaat yang bertanggung jawab,” demikian Ketua Majelis Jemaat GPM Siri Sori Serani, Pdt. Ny. Ch Sanny Metekohy/L. S.Si.
Dikatakan dengan komitmen yang teguh dalam iman, maka menhikut Yesus menjadi prioritas utama.
“Hal mengikut Yesus adalah prioritas dalam kehidupan orang Kristen sehingga walaupun berada dalam situasi dan kondisi apapun, sandaran kita adalah Yesus,” ulas Metekohy.
Metekohy menekankan, pengikut Kristus yang sejati adalah merelakan diri berkorban serta mengasihi serta memberi seperti Yesus.
Seperti calon anggota sidi gereja lainnya, 27 anak tersebut juga mengikuti pendidikan Katekisasi.
“Katekisasi merupakan pengajaran iman Kristen secara sistematis untuk membimbing katekisan (peserta) memahami doktrin dasar Alkitab, sakramen, dan pengakuan iman sebelum diteguhkan sebagai anggota sidi (dewasa). Tujuannya adalah mendewasakan iman agar jemaat mampu menghayati dan melaksanakan imannya dalam kehidupan sehari-hari,” terangnya.
Dalam Katekisasi pengajaran utama mencakup pengajaran tentang Allah Tritunggal, Alkitab, Yesus Kristus, Roh Kudus, Dosa dan Keselamatan, Sakramen, serta Etika Kristen.
“Melalui praktek dan latihan secara ritual sebagai pembawa liturgi dalam berbagai kesempatan ibadah yang ada dalam jemaat. Yang kita nilai adalah jiwa berani menyampaikan kebenaran yang didorong rasa cinta Tuhan Yesus,” timpal pendeta smart itu.
Disisi lain, sambungnya, mereka juga dilibatkan dalam berbagai kegiatan sosial.
“Melihat kemandirian, kerja keras, kerajinan para calon anggota sidi baru dalam mengimplementasikan keteladanan Yesus lewat rasa kasih dan perhatian diantaranya lewat kerja bersama membersihkan gedung Gereja Lohata Damai, serta pastori gereja,” ulasnya.
Katekisasi sendiri dilaksanakan oleh Majelis Jemaat, maupun Pendeta dalam GPM Siri Sori Serani.
“Semoga ke 27 anak yang diteguhkan hari ini sebagai anggota sidi baru, dalam kehidupan selanjutnya mampu memberikan teladan yang baik bagi lingkungan keluarga, lingkungan pertemanan serta bertanggunjawab sebagai seorang Kristen yang dewasa dalam rohani,” tandasnya. (MT-01)
