Ini Area Dishub Provinsi Maluku Gelar Rekayasa Lalin

by -55 Views

“Terutama di pusat Kota Ambon, yang menjadi langganan macet adalah kawasan Batu Merah, kemudian depan Maluku City Mall (MCM) serta Ambon City Center (ACC) Passo,” sebutnya.

Ambon,moluccastimes.id-Terkait arus lalulintas menjelang hari Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Dinas Perhubungan Provinsi Maluku akan melakukan rekayasa lalulintas.

“Rekayasa lalulintas ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan yang terjadi, baik di areal menuju pelabuhan maupun ditenagh pusat Kota Ambon,” terang Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, M. Malawat, Sabtu 20/12/2025.

Walaupun demikian, lanjutnya, pihaknya harus melihat pola arus yang terjadi.

“Terutama di pusat Kota Ambon, yang menjadi langganan macet adalah kawasan Batu Merah, kemudian depan Maluku City Mall (MCM) serta Ambon City Center (ACC) Passo,” sebutnya.

Dikatakan, pihaknya telah siapkan sekitar 80 personil untuk mengantisipasi jika memang terjadi kondisi macet parah.

“Personil yang akan kita turunkan di jalan juga diselingi dengan pembentukan Posko pada lokasi kemacetan tersebut. Bahkan kita juga akan menyebar ke sejumlah titik mulai dari pelabuhan Yos Sudarso kemudian Pelabuhan Galala juga Pelabuhan Tulehu, pelabuhan Hunimua, Terminal Batu Merah serta areal Bandara Pattimura,” sebut pria smart itu.

Malawat menyatakan, Dinas Perhubungan memiliki tanggungjawab penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang perhubungan, termasuk perencanaan, pengaturan, dan pengawasan lalu lintas dan angkutan di darat, laut, dan udara di wilayahnya masing-masing.

“Salah satunya termasuk membuat rekayasa lalulintas itu. Semoga apa yang kita lakukan dapat dipahami oleh masyarakat dan kita sangat membutuhkan bantuan serta dukungan masyarakat untuk melakukan hal ini sehingga seluruh masyarakat dapat menikmati perayaan Natal 25 Desember 2025 serta Tahun Baru 2026 dengan aman, nyaman, dan teratur,” harapnya. (MT-01)

09 -6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *