“Program kerja TPAKD Provinsi Maluku tersebut diharapkan menjadi acuan bagi TPAKD kabupaten/kota di seluruh wilayah Maluku dengan tetap menyesuaikan karakteristik, kebutuhan, dan potensi masing-masing daerah, sehingga upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan,” harap Soumeru.
Ambon,moluccastimes.id-Rapat Koordinasi Daerah dan Rapat Pleno TPAKD se-Provinsi Maluku yang dipimpin Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Maluku, Onesimus Soumeru, S.Sos., S.Pd., M.Si telah menetapkan sejumlah program kerja.
“Ada sejumlah program kerja TPKAD Provinsi Maluku yang ditetapkan,” ujar Soumeru disela kegiatan yang berlangsung di Kantor OJK Provinsi Maluku yang diselenggarakan pada Selasa 07/07/2026 itu.
Adapun program kerja TPAKD Provinsi Maluku yang telah ditetapkan adalah sebagai berikut :
1. Pengembangan Ekonomi Daerah
Pelaksanaan kegiatan Business Matching bagi pelaku usaha, termasuk UMKM perempuan di Provinsi Maluku, dengan target empat kegiatan pada Triwulan IV Tahun 2026. Hingga saat ini telah dilaksanakan satu kegiatan Business Matching bagi pelaku UMKM di Kabupaten Maluku Tengah bekerja sama dengan PT Permodalan Nasional Madani pada 17 April 2026.
2. Perluasan Akses Keuangan
Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan target 3.000 debitur pada Triwulan IV Tahun 2026. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Maluku periode Januari–Mei 2026, realisasi penyaluran KUR mencapai Rp528,92 miliar kepada 10.017 debitur.
Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) dengan target pembukaan 5.000 rekening pada Triwulan IV Tahun 2026.
Berdasarkan data posisi Maret 2026, jumlah rekening KEJAR telah mencapai 95.822 rekening dengan total saldo sebesar Rp28,45 miliar.
3. Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan :
£. Program Edukasi Keuangan Syariah dengan target dua kegiatan edukasi pada Tahun 2026. Hingga Juni 2026 telah terlaksana 34
£. Kegiatan yang menjangkau 4.434 peserta
£. Program Training of Trainers (ToT) bagi guru di Provinsi Maluku dengan target satu kegiatan pada Tahun 2026. Program ini dijadwalkan berlangsung pada 30 Juni 2026 bagi guru SMP dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kota Ambon melalui program OJK PEDULI.
£. Pelaksanaan Bulan Inklusi Keuangan pada Triwulan IV Tahun 2026.
4. Peningkatan Digitalisasi Keuangan
Peningkatan jumlah merchant QRIS dengan target 1.200 merchant pada Triwulan IV Tahun 2026. Hingga Mei 2026, jumlah merchant QRIS di Provinsi Maluku telah mencapai 10.637 merchant.
“Program kerja TPAKD Provinsi Maluku tersebut diharapkan menjadi acuan bagi TPAKD kabupaten/kota di seluruh wilayah Maluku dengan tetap menyesuaikan karakteristik, kebutuhan, dan potensi masing-masing daerah, sehingga upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan,” harap Soumeru.(MT-01)
