Intip Filosofi “Katong Juara” Dibalik Ajang Pattimura Shorinji Kempo Champions V 2026

by -58 Views

“Juara sejati adalah Kenshi yang sanggup menaklukkan rasa takut, ego, dan kesombongan di dalam dirinya sendiri,” ujar Ridwan dalam laporannya.

Ambon,moluccastimes.id-Auditorium Universitas Pattimura (Unpatti) menjadi saksi bisu berkumpulnya puluhan ksatria olahraga Maluku dalam ajang Pattimura Shorinji Kempo Champions V 2026 yang berlangsung pada 24-26 September 2026.

Berbeda dari kompetisi olahraga pada umumnya yang hanya mengejar medali, kejuaraan edisi kelima ini meletakkan nilai persaudaraan dan penaklukan ego sebagai esensi tertinggi dari sebuah kemenangan.

Diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Shorinji Kempo Unpatti dengan dukungan penuh dari Persatuan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI), ajang ini mengusung tema mendalam: “Katong Basudara, Katong Berkarya, Katong Juara.”

Ketua Panitia sekaligus Ketua UKM Shorinji Kempo Unpatti, Ridwan Ulath, menekankan bahwa tema tersebut merupakan panggung pembuktian jati diri seorang Kenshi (atlet Kempo). Menurutnya, arti dari “Katong Juara” bukanlah tentang siapa yang paling banyak membawa pulang medali emas.

“Juara sejati adalah Kenshi yang sanggup menaklukkan rasa takut, ego, dan kesombongan di dalam dirinya sendiri,” ujar Ridwan dalam laporannya.

Ditambahkan, diatas matras (tatami), para atlet boleh saling menguji ketangkasan fisik. Namun, begitu bel tanda berakhirnya pertandingan berbunyi, seluruh ego harus dilepaskan dan mereka kembali ke dalam ikatan persaudaraan yang utuh.

Kejuaraan tahun ini diikuti oleh 85 Kenshi dari 7 kontingen yang mewakili 5 kabupaten/kota di Provinsi Maluku. Para peserta unjuk kebolehan dalam dua kategori utama, yaitu Embu (kerapihan teknik) dan Randori (perkelahian bebas), yang dibagi ke dalam kelas usia anak-anak, remaja, hingga dewasa.

Langkah konsisten UKM Kempo Unpatti ini mendapat apresiasi luar biasa dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Maluku.

Wakil Ketua Umum I KONI Maluku, Prof. Dr. Albertus Fenanlampir,

Wakil Ketua Umum I KONI Maluku, Prof. Dr. Albertus Fenanlampir, mengungkapkan bahwa PERKEMI Maluku kini masuk dalam strategi pembinaan sebagai cabang olahraga unggulan utama karena rekam jejak prestasinya yang luar biasa.

Dukungan senada juga datang dari Pemerintah Provinsi Maluku. Mewakili Gubernur, Asisten 3 Setda Maluku, Dominggus Nicodemus Kaya, mengingatkan para atlet untuk meneladani nama besar Kapitan Pattimura yang disematkan pada ajang ini.

Semangat perjuangan pahlawan nasional tersebut harus diresapi sebagai inspirasi untuk bertarung secara kesatria dan pantang menyerah.

Ketua PERKEMI Maluku, Dr. Nur Aida Kubangun, M.Pd,

Disisi lain, saat membuka acara secara resmi, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Humas, dan Alumni Unpatti sekaligus Ketua PERKEMI Maluku, Dr. Nur Aida Kubangun, M.Pd, menegaskan kembali bahwa sejarah berdirinya Kempo berakar pada nilai persahabatan.

Sedangkan Sekretaris Umum PERKEMI Maluku, H. Basri Kwairumaratu, juga menitipkan pesan mendalam bagi seluruh peserta yang bertanding agar tidak melukai nilai persaudaraan hanya demi kemenangan semu.

“Tunjukkan bahwa seorang Kenshi bukan hanya kuat secara fisik, tetapi juga kuat dalam karakter, disiplin, dan persaudaraan. Dari tanah Maluku dan dari semangat persaudaraan inilah akan lahir ksatria-ksatria berprestasi yang membawa nama daerah semakin tinggi,” pungkas Basri.(MT-01)