“Karena itu, kita butuh sinergi yang kuat untuk mencegah masuk dan tersebarnya hama penyakit hewan, ikan, dan organisme pengganggu tumbuhan karantina di wilayah Maluku,” tandas Yunan.
Ambon,moluccastimes.id-Dalam rangka memperkuat sinergi pelaksanaan kegiatan perkarantinaan di pintu masuk wilayah, Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Maluku melakukan pertemuan bersama General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Pattimura, Senin 30/03/2026.
Menurut Kepala BKHIT Maluku, Willy Indra Yunan, pertemuan tersebut juga membahas upaya peningkatan koordinasi dan kolaborasi antar instansi dalam pengawasan lalu lintas media pembawa, baik hewan, ikan, tumbuhan, maupun produk turunannya yang masuk dan keluar melalui bandara.

“Karena itu, kita butuh sinergi yang kuat untuk mencegah masuk dan tersebarnya hama penyakit hewan, ikan, dan organisme pengganggu tumbuhan karantina di wilayah Maluku,” tandas Yunan.
Dikatakan, Bandara Pattimura merupakan salah satu pintu utama arus komoditas di Maluku, sehingga diperlukan penguatan pengawasan terpadu bersama pihak Angkasa Pura dan stakeholder terkait.
“Kolaborasi ini menjadi kunci dalam memastikan setiap media pembawa yang dilalulintaskan telah memenuhi persyaratan karantina, sehingga keamanan hayati wilayah tetap terjaga,” tambah Yunan.
Sementara itu, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Pattimura, Johan Seno Acton menyambut baik sinergi yang terjalin dengan BKHIT Maluku.
“Kami siap mendukung penuh penguatan pengawasan perkarantinaan melalui peningkatan koordinasi operasional, penyediaan fasilitas pendukung, serta pengawasan bersama di area bandara. Sinergi ini penting untuk memastikan kelancaran arus penumpang dan barang tetap berjalan seiring dengan terjaganya keamanan hayati wilayah,” tandas pria smart ini.
Lebih lanjut Johan berharap, agar terwujud sistem pengawasan perkarantinaan yang lebih efektif, efisien, dan terintegrasi guna mendukung kelancaran arus logistik sekaligus menjaga keamanan hayati di Provinsi Maluku.(MT-01)


.



