“Selama ini kami berupaya agar para dokter muda dapat memperoleh kesempatan bekerja dan mengabdi di berbagai wilayah di Maluku. Semoga dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan dapat membantu membuka lebih banyak peluang penempatan tenaga medis di daerah, sehingga dokter-dokter muda ini dapat segera mengabdi di masyarakat,” tandas Vanath disela Pengambilan Sumpah dan Pelantikan 29 Dokter Baru Lulusan Ke-38 Periode Mei 2026, di Auditorium FK Unpatti, Rabu 13/05/2026.
Ambon,moluccastimes.id-Menjawab tantangan Rektor Universitas Pattimura terkait belum memadainya tenaga dokter pada fasilitas kesehatan di Maluku, Wakil Gubernur, Abdullah Vanath, S.Sos menyatakan pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota terus berupaya mencari solusi yang tepat.
Diakuinya, kebutuhan dokter di Maluku memang masih tinggi, terutama untuk pelayanan kesehatan di puskesmas dan wilayah kepulauan. Namun di sisi lain, pemerintah daerah juga menghadapi tantangan keterbatasan anggaran dalam penyediaan fasilitas dan pembiayaan tenaga kesehatan.
Pemerintah Provinsi berharap ada dukungan dan kuota yang lebih besar sehingga dokter-dokter muda ini dapat segera mengabdi di masyarakat.
“Selama ini kami berupaya agar para dokter muda dapat memperoleh kesempatan bekerja dan mengabdi di berbagai wilayah di Maluku. Semoga dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan dapat membantu membuka lebih banyak peluang penempatan tenaga medis di daerah, sehingga dokter-dokter muda ini dapat segera mengabdi di masyarakat,” tandas Vanath disela Pengambilan Sumpah dan Pelantikan 29 Dokter Baru Lulusan Ke-38 Periode Mei 2026, di Auditorium FK Unpatti, Rabu 13/05/2026.
Menurutnya, pendidikan kedokteran merupakan proses yang tidak mudah dan membutuhkan pengorbanan besar, baik dari mahasiswa maupun keluarga.
“Karena itu, pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap upaya pengembangan sumber daya manusia kesehatan di Maluku;” timpalnya.
Disisi lain, Wakil Gubernur juga menyoroti perkembangan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura yang semakin diminati masyarakat.
“Peminatnya tidak hanya dari Maluku tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia. Ini menjadi bukti meningkatnya kualitas pendidikan kedokteran di Unpatti,” ujar Vanath.(MT-01)
