“Mari jadikan momen ini sebagai ruang refleksi dan konsolidasi menyongsong satu abad GPM dengan semangat kolaborasi pengabdian. Kiranya Tuhan Yesus Kristus senantiasa memberkati seluruh proses persidangan, menuntun setiap pemikiran dan keputusan serta meneguhkan jamaat untuk terus menjadi berkat bagi sesama dan Kota Ambon,” pesannya.
Ambon,moluccastimes.id-Melalui tema Persidangan ke-43 Jemaat GPM Bethabara saat ini, “Anugerah Allah Melengkapi dan Meneguhkan Gereja Menuju Satu Abad GPM” mengingatkan perjalanan panjang GPM hingga mendekati satu abad bukan karena kekuatan manusia melainkan karena kasih dan anugerah Allah yang menyertai.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin Wattimena, M.Si yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Ambon, Drs. N. Edwin Pattikawa disela pembukaan Sidang ke-43 Jemaat GPM Bethabara, Minggu 22/02/2026.
“Anugerah itu, yang memampukan gereja tetap teguh menghadapi perubahan zaman, tantangan sosial serta dinamika kehidupan masyarakat,” ungkapnya.
Sementara melalui sub tema “Layanilah Umat dengan Tekun Sesuai Kasih Allah”, Wali Kota ingin menyampaikan ada pesan yang relevan.
“Artinya ketekunan dalam pelayanan tidak semata bicara tentang kegiatan internal gereja, tetapi kehadiran nyata gereja ditengah masyarakat sebagai solusi , teladan serta penggerak perubahan,” lugas Pattikawa.
Lanjutnya, saat ini Kota Ambon menghadapi berbagai tantangan yang paling dominan adalah pengolahan sampah.

“Hal ini merupakan tanggungjawab bersama warga Jemaat GPM Bethabara juga sehingga diharapkan kedepan menjadi pelopor dalam membangun budaya hidup betsih serta peduli lingkungan. Dalam hal ini dukungan gereja menjadi penting baik dalam pegurangan sampah rumah tangga, pemilahan sampah, gerakan kerja bakti serta edukasi kepada generasi muda. Nah gereja dapat berperan sebagai pusat edukasi moral dan pusat gerakan sosial yang berdampak nyata,” bebernya.
Diakuinya, semua hal diatas membutuhkan partisipasi masyarakat dan Jemaat khususnya Jemaat GPM Bethabara.
“Jika gereja melayani dengan tekun sesuai kasih Allah, maka pelayanan akan melahirkan jemaat yang disiplin, bertanggungjawab, peduli lingkungan, pembangunan kota. Gereja yang kuat secara rohani menjadi kekuatan sosial, mampu mendukung terwujudnya Kota Ambon yang bersih, tertib, sehat dan sejahtera,” tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut Wali Kota melalui Pattikawa berharap persidangan ke-43 Jemaat GPM Bethabara akan melahirkan program pelayanan yang emmeprkuat iman jemaat selaras dengan visi pembangunan daerah.
“Mari jadikan momen ini sebagai ruang refleksi dan konsolidasi menyongsong satu abad GPM dengan semangat kolaborasi pengabdian. Kiranya Tuhan Yesus Kristus senantiasa memberkati seluruh proses persidangan, menuntun setiap pemikiran dan keputusan serta meneguhkan jamaat untuk terus menjadi berkat bagi sesama dan Kota Ambon,” harapnya.(MT-10)

i
s



09
-6



