Presidium Gelar Halal Bi Halal Nusamba 2026, Parinussa Sebut Introspeksi : Modal Hadapi Tantangan Hidup

by -9 Views

“Hal utama yang menjadi prioritas saat ini adalah introspeksi diri, momen Halal Bi Halal ini harus mampu mengedepankan sikap saling memahami dan menghargai. Ini-lah modal  ade kaka Nusamba menunjukkan ketangguhan kita menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” ucap Parinussa.

Ambon,moluccastimes.id-Dalam upaya mempererat tali silaturahmi sekaligus merefleksikan ketangguhan hidup adik dan kakak se-kandung Nusalaut-Ambalau (Nusamba) menghadapi berbagai tantangan baik sosial maupun ekonomi era saat ini, momen Halal Bi Halal menjadi aspek penting.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Presidium Nusamba, Janny Parinussa, SH., MH disela Halal Bi Halal Nusamba 2026, yang dilaksanakan di Islamic Center, Selasa 14/04/2026.

“Hal utama yang menjadi prioritas saat ini adalah introspeksi diri, momen Halal Bi Halal ini harus mampu mengedepankan sikap saling memahami dan menghargai. Ini-lah modal ade kaka Nusamba menunjukkan ketangguhan kita menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” ucap Parinussa.

Belajar untuk lebih memahami daripada menuntut untuk dipahami.

“Mari introspeksi hati, baik adik maupun kakak bahwa terkadang jarak yang terbentang itu biasanya diawali dengan masalah sepele, misalnya ucapan yang menyinggung, sikap yang dianggap sepele, atau bahkan sikap diam yang disalah artikan sehingga menimbulkan kesalahpahaman akibat komunikasi yang tidak tersampaikan dengan baik,” tandas ayah empat anak ini.

Lebih lanjut, pria smart ini mengajak keluarga besar Nusamba menjadikan Halal Bi Halal sebagai momentum untuk benar-benar memaafkan dan mengikhlaskan, bukan sekadar tradisi tahunan tanpa makna.

“Mari kita belajar untuk saling memaafkan, bukan karena orang lain selalu benar, tetapi karena kita ingin lebih tenang. Kita mengikhlaskan bukan karena lemah, tetapi karena hati kita terlalu berharga untuk dipenuhi rasa benci,” lugasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Halal Bi Halal Nusamba 2026 Frans Johan Huka menjelaskan bahwa kegiatan yang mengangkat tema : “NUSAMBA sebagai Laboratorium Perdamaian Umat Beragama di Maluku untuk Indonesia” menghadirkan subtema reflektif tentang pentingnya mempererat silaturahmi dan persaudaraan di Maluku.

“Semoga hubungan persaudaraan Ade Kaka Nusalaut-Ambalau (Nusamba) tetap terjalin dengan manis,” harapnya.

Ditambahkan warga masyarakat Nusamba serta tamu undangan yang hadir memenuhi Islamic Center sekitar 800 orang.

“Hal ini menandakan persaudaraan yang terus dibina dalam bingkai ade kaka satu rahim ini dapat menjadi contoh bagi hubungan kekerabatan lainnya di tanah raja-raja ini,” tandas Huka.

Halal Bi Halal Nusamba dihadiri juga Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, SH, L.LM; Forkompimda Provinsi Maluku, Kapolda Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Danlantamal, Tokoh Organisasi, Tokoh Masyarakat serta Adik Kakak Nusalaut-Ambalau yang ada di Kota Ambon dan sekitarnya.

Acara yang penuh kekeluargaan itu juga dihiasi dengan lantunan merdu suara Kaka Mitha dan Meify Sitaniapessy, Ade Ismail Souwakil, Kaka Chaken Supusepa dengan grup Eindhoven, Nurul Toisutta.

Sementara pembacaan Kalam Ilahi oleh ade Samsul Bahri Bahta, serta hikmah Halal Bi Halal yang disampaikan oleh Ketua MUI Maluku, Prof. Dr. H. Abdullah Latuapo, M.Ag dan dipandu MC Kaka Enny Parinussa.(MT-01)