Sinergi Mangrove & Kuliner: Catappa Cafe Mahu Gandeng UMKM Sajikan Cita Rasa Otentik Saparua

by -6 Views

“Mari basudara semua, silahkan mengunjungi Catappa Cafe Mahu. Nikmati perpaduan alam yang asri dan kelezatan kuliner otentik kami, sekaligus ikut mendukung bertumbuhnya UMKM lokal di Saparua,” ucap Kepala Pemerintah Negeri Adm Mahu, Christina M. Lawalata, SE disela pengresmian, dengan senyum manisnya.

Mahu,moluccastimes.id-Negeri Administrasi Mahu, Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah, terus bersolek menata potensi daerahnya.

Kepala Pemerintah Negeri Adm Mahu, Christina M. Lawalata, SE

Tidak hanya fokus pada sektor ekowisata lewat pengembangan kawasan hutan mangrove, desa adat ini kini resmi melebarkan sayapnya ke sektor wisata kuliner dengan meluncurkan Catappa Cafe Mahu, Sabtu 17/11/2026.

“Catappa” diambil dari salah satu kata bahasa Latin pohon Ketapang (Terminalia Catappa) inspirasi ini karena tempatnya di tepi pantai dan bangunannya sebagian dikelilingi pohon Ketapang tetapi juga memiliki filosofi sebagai pelindung dan penyejuk kehidupan, pertumbuhan rejeki yang stabil,simbol ketahanan dan kekuatan, serta keseimbangan dan harmoni.

Kehadiran kafe ini menjadi langkah strategis pemerintah negeri dan masyarakat setempat dalam mengintegrasikan keindahan alam pesisir dengan kekayaan gastronomi lokal.

Pengelola Catappa Cafe Mahu

Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Berbasis Akar Rumput

Daya tarik utama dari Catappa Cafe Mahu terletak pada konsepnya yang bersinergi langsung dengan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.

Berbagai makanan berat hingga jajanan tradisional khas Negeri Mahu dipasok langsung oleh para pelaku usaha rumahan, sehingga perputaran ekonomi langsung dirasakan oleh masyarakat lokal.

Daftar menu

Meskipun daftar menu yang ditawarkan saat ini masih bersifat dinamis dan terus dikembangkan (menu sementara), pengunjung sudah bisa menikmati aneka variasi olahan sagu, ikan kuah segar, serta ragam kue tradisional yang menjadi warisan kuliner turun-temurun di Pulau Saparua.

Kolaborasi unik ini sengaja diciptakan untuk memenuhi selera wisatawan nusantara maupun mancanegara tanpa menghilangkan keaslian rasa lokal.

Destinasi Baru Liburan Akhir Pekan

interior dan suasana dalam cafe

Bagi basudara (saudara) di Maluku maupun para pelancong yang sedang mengagumi jejak sejarah dan alam Saparua, Catappa Cafe Mahu menjadi titik singgah yang sempurna setelah lelah menyusuri jalur treking mangrove.

Menikmati semilir angin pantai sambil menyantap kudapan lokal memberikan pengalaman berwisata yang utuh dan berkesan.

Pihak pengelola secara terbuka mengundang masyarakat luas untuk datang dan meramaikan destinasi baru ini.

Catappa Cafe Mahu dibuka sepanjang pekan :
-Senin – Sabtu pkl 09.00 – 23.00
-Minggu pkl 12.00 – 23.00

“Mari basudara semua, silahkan mengunjungi Catappa Cafe Mahu. Nikmati perpaduan alam yang asri dan kelezatan kuliner otentik kami, sekaligus ikut mendukung bertumbuhnya UMKM lokal di Saparua,” ucap Kepala Pemerintah Negeri Adm Mahu, Christina M. Lawalata, SE disela pengresmian, dengan senyum manisnya.(MT-01)