Dirinya berharap mahasiswa dapat berperan dengan cara meningkatkan literasi keuangan syariah di lingkungannya, menjadi pengguna produk perbankan syariah, serta menyebarkan pemahaman tersebut kepada masyarakat.
Ambon,moluccastimes.id-Guna memberikan pemahaman terkait sistem keuangan Islam sejak dini, Bank Muamalat cabang Ambon menggelar sosialisasi produk dan layanan berbasis syariah di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) universitas Pattimura (Unpatti), Rabu 11/03/2026.
“Tujuan utama sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan literasi dan pemahaman mahasiswa mengenai perbankan syariah serta memperkenalkan sistem keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah,” demikian Kepala Cabang Bank Muamalat, Busman disela kegiatan.
Diakuinya, sosialisasi tersebut bukan soal agama semata, namun lebih menawarkan alternatif ekonomi yang adil, transparan, dan jauh dari praktik riba.
Pria smart itu menyebut sejumlah produk Bank Muamalat yang dinilai relevan dengan kebutuhan mahasiswa.
“Produk-produk tersebut dirancang untuk mendukung gaya hidup finansial yang lebih terencana. Tabungan iB Hijrah misalnya yang bisa digunakan untuk menabung sehari-hari, kemudian Tabungan iB Hijrah Haji bagi mahasiswa yang ingin mulai merencanakan ibadah haji sejak dini. Tabungan Rencana yang dinilai cocok untuk membantu mahasiswa menyiapkan dana pendidikan lanjutan atau modal usaha setelah lulus kuliah. Juga ada transaksi digital yaitu mobile banking Muamalat DIN guna memudahkan transfer, pembayaran, hingga pembelian,” papar Busman.
Lebih jauh Busman menjelaskan.perbedaan Bank Syariah dan Konvensional.
“Perbedaan utamanya terletak pada prinsip operasional. Bank syariah beroperasi berdasarkan prinsip Islam yang menghindari riba (bunga), gharar (ketidakjelasan), dan maisir (spekulasi) dan menggunakan sistem akad seperti bagi hasil, jual beli, atau sewa. Bank syariah menekankan prinsip keadilan, transparansi, dan kemitraan antara bank dan nasabah. Jadi, tidak ada pihak yang dieksploitasi,” papar Busman.
Dirinya berharap mahasiswa dapat berperan dengan cara meningkatkan literasi keuangan syariah di lingkungannya, menjadi pengguna produk perbankan syariah, serta menyebarkan pemahaman tersebut kepada masyarakat.
“Bahkan bisa berkontribusi melalui penelitian, diskusi akademik, dan kegiatan kewirausahaan berbasis syariah. Semoga sosialisasi ini memampukan mahasiswa selain menjadi nasabah juga menjadi duta literasi keuangan syariah untuk diinformasikan kepada masyarakat,” tandasnya.
Disisi lain, Bank Muamalat, membuka peluang kerja sama yang lebih berkelanjutan dengan pihak kampus.
“Ke depan, kami berharap dapat membangun kerja sama dalam bentuk edukasi berkelanjutan, program magang, maupun kegiatan pengembangan ekonomi syariah lainnya,” pungkasnya. (MT-01)
