Rektor berharap, kerja sama tersebut dapat diperluas ke berbagai bidang, mulai dari penelitian bersama hingga program pertukaran mahasiswa dan dosen, guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Maluku.
Ambon,moluccastimes.id-Guna membahas penguatan kerja sama dalam bidang akademik, riset, hingga peluang pertukaran mahasiswa dan dosen, Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd menerima kunjungan diplomatik Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, di ruang rapat Rektorat Unpatti, Selasa 07/04/2026.
Dalam sambutannya, rektor menyampaikan ucapan selamat datang dan merasa terhormat atas kunjungan tersebut.
“Kehadiran delegasi Belanda merupakan bukti nyata hubungan persahabatan yang telah lama terjalin antara kedua negara, terutama dalam sektor pendidikan tinggi. Karena itu, pertemuan ini juga menjadi ruang diskusi untuk mengevaluasi dan mengembangkan kolaborasi yang telah berjalan antara Unpatti dan sejumlah institusi pendidikan di Belanda,” papar Rektor.
Selain itu, pria smart ini juga antusias terhadap rencana kuliah tamu : “A Conversation with the Ambassador: Connecting the Dots between Maluku and the Netherlands”
Rektor berharap, kerja sama tersebut dapat diperluas ke berbagai bidang, mulai dari penelitian bersama hingga program pertukaran mahasiswa dan dosen, guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Maluku.
Dalam kesempatan tersebut, Marc Gerritsen menyatakan rencana pelaksanaan kuliah tamu bagi mahasiswa Unpatti, dilakukan guna memberikan wawasan tentang peluang dan tantangan pendidikan tinggi di tingkat global.
“Kami berharap kuliah tamu ini bisa memberi perspektif baru bagi mahasiswa, khususnya terkait peluang studi dan kerja sama internasional,” tandas Marc.
Disisi lain, pria smart itu juga menyinggung perjalanan sejarah hubungan Indonesia-Belanda, sejak masa kolonial hingga penyerahan kedaulatan, sebagai bagian dari pemahaman konteks kerja sama saat ini.
“Harapan kami kunjungan ini akan memberikan pengetahuan yang lebih banyak tentang Belanda secara lebih luas kepada civitas akademika Unpatti, sekaligus memperkuat hubungan historis dan pendidikan antara kedua negara,” harapnya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Unpatti, Konsul Kehormatan Belanda di Ambon Kun Kusno, Konselor Pendidikan dan Sains Yvonne Klerks, serta perwakilan International Office dan mahasiswa.(MT-01)
