Tim PKM FPIK Unpatti Dorong Kemandirian Nelayan Negeri Ureng Lewat Diversifikasi Produk Perikanan

by -45 Views

“Sasaran utama kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan masyarakat dalam melakukan diversifikasi produk hasil perikanan sehingga tidak hanya bergantung pada penjualan ikan segar. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari proposal yang berhasil lolos dalam kompetisi Program Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2026.” ungkap Ketua Tim, Dr. Meigy Nelce Mailoa, S.Pi., M.Si, Sabtu, 20/06/2026.

Ureng,moluccastimes.id-Dalam rangka meningkatkan kapasitas kelompok nelayan dalam mengolah hasil tangkapan menjadi produk bernilai tambah, tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Perikanan Universitas Pattimura (Unpatti) melaksanakan program pemberdayaan kepada Kelompok Nelayan Tiga Nona melalui Diversifikasi dan Pengolahan Produk Perikanan untuk Meningkatkan Nilai Ekonomi di Negeri Ureng, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah.

“Sasaran utama kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan masyarakat dalam melakukan diversifikasi produk hasil perikanan sehingga tidak hanya bergantung pada penjualan ikan segar. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari proposal yang berhasil lolos dalam kompetisi Program Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2026.” ungkap Ketua Tim, Dr. Meigy Nelce Mailoa, S.Pi., M.Si, Sabtu, 20/06/2026.

Menurut Mailoa, program ini tidak berhenti pada tahap sosialisasi dan pelatihan semata.

“Kita akan melanjutkan dengan pendampingan serta guna memastikan kelompok sasaran mampu menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh serta mengembangkan usaha pengolahan hasil perikanan secara mandiri,” tandasnya.

Dalam pelatihan, peserta diedukasi cara pembuatan sambal berbahan baku ikan asap serta biskuit berbahan dasar tepung ikan teri sebagai alternatif produk unggulan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Selain itu, materi yang disampaikan terkait sanitasi dan higiene pangan, fungsi kemasan, serta strategi peningkatan kualitas produk agar dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

Melalui program tersebut, Kelompok Nelayan Tiga Nona diharapkan dapat menghasilkan produk yang tidak hanya dipasarkan secara lokal, tetapi juga mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

“Khusus untuk produk biskuit berbahan tepung ikan teri, kami menargetkan promosi kepada anak-anak sekolah dan kelompok masyarakat lainnya sebagai upaya meningkatkan konsumsi pangan bergizi berbasis sumber daya perikanan lokal. Diharapkan kegiatan ini mampu mendorong masyarakat untuk mengembangkan usaha pengolahan hasil perikanan secara berkelanjutan,” tandas Mailoa.

Untuk memastikan program ini berjalan sukses dan berkelanjutan (sustainable), tim pengabdian menerapkan skema pendampingan intensif yang dibagi menjadi empat tahapan utama yakni, Sosialisasi, Pelatihan, Pendampingan, serta Evaluasi.

PKM merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan dan hasil penelitian guna menjawab kebutuhan masyarakat.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat ini diketuai oleh Dr. Meigy Nelce Mailoa, S.Pi., M.Si., dengan anggota, Prof. Ir. J. Leiwakabessy, M.S., dan Dr. Adrianus O. W. Kaya, S.Pi., M.Si.. Kegiatan ini juga melibatkan dua mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.(MT-01)