“Dengan terbitnya izin ini, Universitas Pattimura resmi dapat menyelenggarakan program studi baru yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan tenaga kesehatan profesional di kawasan timur Indonesia,” ujarnya bangga.
Ambon,moluccastimes.id-Dalam rangka pengembangan institusi dan peningkatan layanan pendidikan tinggi di bidang kesehatan di wilayah Maluku, Universitas Pattimura (Unpatti) menerima Surat Keputusan (SK) Izin Pembukaan Tiga Program Studi baru di lingkungan Fakultas Kedokteran.

Penyerahan SK dilakukan oleh Plt. LLDikti Wilayah XII Maluku, Prof. Dr. Saiful Deni, M.Si yang berlangsung di ruang kerja Rektor Unpatti, Kamis 26/02/2026.
“Adalah suatu kebanggaan karena untuk wilayah Maluku dan Maluku Utara, Universitas Pattimura-lah yang memiliki program pendidikan dokter spesialis,” ujar Prof. Dr. Saiful Deni, M.Si.
Pria smart itu mengapresiasi pimpinan dan jajaran dalam lingkungan Fakultas Kedokteran atas kerja keras sehingga menghasilkan tiga program studi baru dokter spesialis.
“Sekali lagi selamat bagi Universitas Pattimura atas penerimaan Surat Keputusan (SK) Izin Pembukaan tiga Program Studi baru di lingkungan Fakultas Kedokteran,” apresiasi Prof. Saiful Deni.

Tiga Program Studi Baru yang di buka pada Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura antara lain, Program Studi Obstetri dan Ginekologi Program Spesialis, Program Studi Bedah Program Spesialis, dan Program Studi Penyakit Dalam Program Spesialis yang diterbitkan melalui SK Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia, Nomor 140/B/O/2026 setelah melalui proses evaluasi administrasi dan akademik yang ketat.
Sementara itu, Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd mengapresiasi seluruh tim penyusun proposal, jajaran pimpinan fakultas, dan serta para pemangku kepentingan yang telah bekerja keras hingga terbitnya SK tersebut.
“Pembukaan program studi baru ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Hal ini bukan hanya penambahan secara administratif, tetapi juga wujud tanggung jawab yang dipercayakan oleh pemerintah bagi kami dalam mendukung pelayanan pendidikan kesehatan di Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura, serta dapat memberikan pendidikan yang berkualitas bagi para calon dokter spesialis pada tiga program studi baru dokter spesialis,” papar Leiwakabessy.

Menurutnya, ini juga merupakan upaya pemerintah mempercepat jumlah dokter spesialis dengan kualitas yang tinggi sehingga dapat berkontribusi secara nyata bagi masyarakat.
Leiwakabessy berharap kerjasama dengan LLDikti dapat melahirkan program studi baru, bahkan meraih penghargaan Anugerah Pendirian Penetapan Program Studi Baru terbanyak di perguruan tinggi.
“Dengan terbitnya izin ini, Universitas Pattimura resmi dapat menyelenggarakan program studi baru yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan tenaga kesehatan profesional di kawasan timur Indonesia,” ujarnya bangga.
Hadir dalam agenda tersebut, para wakil rektor, dekan dan para wakil dekan Fakultas Kedokteran Unpatti.(MT-01)

i
s










