Wali Kota Ambon Dorong UMKM & Generasi Muda Masuk Ekosistem Digital Lewat QRIS

by -13 Views

“Kedepan, Pemkot Ambon akan terus memperkuat sinergi dengan Bank Indonesia, OJK, dan sektor perbankan guna memastikan ekosistem keuangan digital dapat menjangkau pasar tradisional, sektor ekonomi kreatif, hingga berbagai layanan publik di seluruh wilayah Ambon,” tandas Wali Kota.

Ambon,moluccastimes.id-Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin Wattimena, M.Si mendorong para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Ambon untuk lebih berani beradaptasi dengan teknologi digital, khususnya melalui penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai sarana transaksi utama.

Transformation digital dinilai bukan lagi sekadar pilihan, melainkan instrumen penting dalam memajukan perekonomian daerah.

Hal tersebut ditegaskan Wali Kota saat menghadiri penutupan Pekan QRIS Nasional (PKN) Provinsi Maluku Tahun 2026 di Jalan Pattimura, Sabtu 15/8/2026 malam.

Dalam sambutannya, Bodewin menjelaskan bahwa digitalisasi pembayaran menggunakan QRIS memberikan jaminan transaksi yang cepat, praktis, dan aman.

Bagi pelaku UMKM, metode ini juga memperluas akses pasar serta meningkatkan efisiensi usaha agar tidak hanya bergantung pada pasar konvensional.

“Jangan hanya berpikir bagaimana menjual produk kita hari ini, tetapi pikirkan bagaimana produk tersebut dapat dikenal lebih luas, dipasarkan secara digital, dan mampu bersaing di masa depan,” ujar Wali Kota.

Selain menyasar pelaku usaha, Wattimena juga mengajak generasi muda di Kota Ambon untuk mengambil peran aktif. Ia meminta anak muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, melainkan memanfaatkan kreativitas dan kemampuan digital mereka untuk menciptakan peluang usaha baru dan membuka lapangan pekerjaan.

Pemerintah Kota Ambon berkomitmen untuk tidak menghentikan semangat digitalisasi ini pada kegiatan seremonial semata.

“Kedepan, Pemkot Ambon akan terus memperkuat sinergi dengan Bank Indonesia, OJK, dan sektor perbankan guna memastikan ekosistem keuangan digital dapat menjangkau pasar tradisional, sektor ekonomi kreatif, hingga berbagai layanan publik di seluruh wilayah Ambon,” tandas Wali Kota.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku, perbankan, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Ambon.(MT-01)