Ditambahkan, melalui Media Gathering ini, BPJS Kesehatan Cabang Ambon berharap hubungan kemitraan dengan media terus terjalin secara konstruktif, guna mendukung penyebaran informasi publik yang edukatif dan mendorong kepercayaan masyarakat terhadap Program JKN sebagai bentuk gotong royong nasional dalam menjamin akses kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Ambon,moluccastimes.id-Dalam upaya menjaga keberlanjutan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah Maluku, BPJS Kesehatan Cabang Ambon memanfaatkan momentum akhir tahun 2025 untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui kegiatan Media Gathering bersama insan pers di Maluku, 30/12/2025.
“BPJS Kesehatan tidak dapat berjalan sendiri. Kami membutuhkan dukungan media sebagai mitra strategis untuk membangun pemahaman publik yang utuh terkait hak dan kewajiban peserta JKN,” ucap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, Harbu A. Hakim, S.Kom., MM., AAAK.
Ditambahkan, melalui Media Gathering ini, BPJS Kesehatan Cabang Ambon berharap hubungan kemitraan dengan media terus terjalin secara konstruktif, guna mendukung penyebaran informasi publik yang edukatif dan mendorong kepercayaan masyarakat terhadap Program JKN sebagai bentuk gotong royong nasional dalam menjamin akses kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Menurutnya seluruh proses layanan BPJS Kesehatan dijalankan berdasarkan Tata Nilai INISIATIF, yakni Integritas, Kolaborasi, Pelayanan Prima, dan Inovatif, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Direksi Nomor 56 Tahun 2021.
“Nilai tersebut menjadi pedoman utama dalam membangun layanan yang adil, setara, dan berorientasi pada kebutuhan peserta,” tandasnya.
Dari sisi kinerja nasional, BPJS Kesehatan kembali menunjukkan tata kelola keuangan yang solid dimana Laporan keuangan Dana Jaminan Sosial (DJS) dan BPJS Kesehatan pada tahun 2024 kembali meraih Opini Wajar Tanpa Modifikasian (WTM), masing-masing untuk ke-33 dan ke-11 kalinya secara berturut-turut.

Tak hanya itu, Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) juga memberikan penilaian “Sangat Baik” terhadap kinerja BPJS Kesehatan dengan skor 113,53, melampaui target yang telah ditetapkan secara nasional.
Sementara di Provinsi Maluku, capaian kepesertaan JKN telah menembus angka lebih dari 98 persen dari total penduduk.
“Tingkat keaktifan peserta tercatat sebesar 87,79 persen atau setara dengan lebih dari 1,7 juta jiwa. Sepanjang tahun 2025, tren pemanfaatan layanan JKN juga terus meningkat di berbagai fasilitas kesehatan. Karena itu, BPJS Kesehatan Cabang Ambon juga terus mengoptimalkan transformasi layanan digital untuk menjangkau peserta secara lebih luas,” ungkap Harbu.
Disebutkan berbagai kanal layanan non-tatap muka telah disediakan, mulai dari Aplikasi Mobile JKN, PANDAWA, BPJS Online (VIOLA), AMAN JKN, hingga layanan Care Center 165 yang dapat diakses selama 24 jam.
“Transformasi digital menjadi solusi untuk menjawab tantangan geografis Maluku sebagai wilayah kepulauan, sekaligus meningkatkan efisiensi dan kecepatan layanan,” tandas pria smart itu.
Gathering diakhiri dengan pengumuman serta pembagian hadiah pemenang lomba konten kreatif BPJS Kesehatan Cabang Ambon 2025m. (MT-01)

m
e


09
-6



