Gandeng BPOM, Pemkot Ambon Dorong Lahir Pasar Sehat & Pangan Berkualitas

by -17 Views

“Kita tidak ingin masyarakat Ambon membeli pangan yang mengandung bahan berbahaya. Oleh karena itu, edukasi dari hulu ke hilir, mulai dari cara mengolah hingga distribusi menjadi kunci utama demi mewujudkan warga Ambon yang lebih sehat dan sejahtera,” ungkap Kadis.

Ambon,moluccastimes.id-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Ambon resmi menggelar kegiatan Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, Rabu 29/07/2026.

Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya keamanan pangan di tingkat lokal.

Melalui program ini, masyarakat diedukasi secara menyeluruh mulai dari proses pengolahan, penyimpanan, hingga jalur distribusi pangan yang aman untuk dikonsumsi sehari-hari.

Edukasi Cara Pilih Pangan Sehat

Dalam kegiatan tersebut, para peserta dibekali kemampuan praktis untuk mengenali ciri-ciri pangan yang aman dari bahan kimia berbahaya. Kebersihan lingkungan selama proses pengolahan pangan juga menjadi sorotan utama demi memastikan kualitas produk yang sampai ke tangan konsumen tetap terjaga.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon, Drs. Herman Semmy Tetelepta, M.Si.. menegaskan pentingnya menjaga rantai pasok ini dari hulu ke hilir demi melindungi konsumen.

“Kita tidak ingin masyarakat Ambon membeli pangan yang mengandung bahan berbahaya. Oleh karena itu, edukasi dari hulu ke hilir, mulai dari cara mengolah hingga distribusi menjadi kunci utama demi mewujudkan warga Ambon yang lebih sehat dan sejahtera,” ungkap Kadis.

Kolaborasi Tiga Pilar Demi Pasar Bersih

Keberhasilan program Pasar Pangan Aman ini bertumpu pada kolaborasi kuat antara tiga pilar utama, yaitu pemerintah daerah, BPOM, dan komunitas masyarakat itu sendiri. Sinergi ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif untuk menciptakan ekosistem pasar tradisional yang bersih, sehat, dan tepercaya di Kota Ambon.

Ditempat yang sama, Pejabat Fungsional Pengawas Farmasi dan Makanan (PFM) Ahli Madya Balai POM Ambon, Anita Augusta Soenarko Sipasulta, S.Si., Apt. menambahkan bahwa kemandirian komunitas di dalam pasar merupakan benteng pertahanan terbaik melawan peredaran produk tidak layak konsumsi.

“Masyarakat adalah benteng utama keamanan pangan. Melalui program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas ini, kami ingin membekali warga Ambon dengan pengetahuan praktis agar mampu mengenali dan menolak produk pangan yang tidak memenuhi standar mutu,” tegas wanita yang kerap disapa Nita Soenarko itu.

Melalui gerakan bersama ini, Pemkot Ambon dan BPOM optimis dapat mewujudkan lingkungan yang lebih sehat sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga lewat penyediaan pangan yang bermutu tinggi.(MT-01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *