Bandara Pattimura “Lumpuh”, GM Minta Maaf & Tegaskan Keselamatan Jadi Prioritas

by -4 Views
GM Bandara Internasional Pattimura Ambon, Johan Seno Acton

“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan ini. Pihak bandara berupaya semaksimal mungkin menjaga fasilitas ruang tunggu tetap nyaman bersih, dan sejuk selama penumpang menunggu proses penanganan lebih lanjut dari maskapai,” ujar pria smart itu.

Ambon,moluccastimes.id-Kondisi cuaca buruk (bad weather) dan jarak pandang terbatas (low visibility) yang melanda Kota Ambon dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan seluruh operasional penerbangan di Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon lumpuh total pada Minggu 18/10/2026.

Pembatalan massal ini merupakan puncak dari rentetan penundaan (delay) dan pembatalan (cancel) jadwal keberangkatan pesawat yang terjadi sejak Rabu, 14 Oktober 2026.

Berdasarkan data dari PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Pattimura, memburuknya cuaca membuat jarak pandang berada di bawah standar keselamatan penerbangan. Hal ini mengakibatkan pada hari Minggu, seluruh maskapai terpaksa membatalkan rute penerbangan, mulai dari rute lokal Maluku hingga rute antarpulau menuju Jakarta, Surabaya, Makassar, Sorong, Nabire, dan Ternate.

Sebagai bentuk empati dan upaya menjaga kenyamanan di area terminal, pihak pengelola bandara memberikan kompensasi berupa Service Recovery Action (SRA) berupa makanan ringan dan minuman gratis kepada para penumpang yang tertahan.

General Manager Bandara Internasional Pattimura Ambon, Johan Seno Acton, menyampaikan permohonan maaf atas situasi ini dan menegaskan bahwa keselamatan penerbangan merupakan prioritas utama yang tidak dapat ditawar.

“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan ini. Pihak bandara berupaya semaksimal mungkin menjaga fasilitas ruang tunggu tetap nyaman bersih, dan sejuk selama penumpang menunggu proses penanganan lebih lanjut dari maskapai,” ujar pria smart itu.

Pihak manajemen bandara juga mengimbau dan mengedukasi para calon penumpang bahwa proses pengembalian dana (refund) maupun penjadwalan ulang (reschedule) sepenuhnya merupakan tanggung jawab pihak maskapai (airlines).

Penumpang yang terdampak kini diarahkan ke loket Customer Service maskapai masing-masing untuk proses administrasi lebih lanjut.(MT-01)

 

 

..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *