AGPAII berfungsi mengadvokasi kebijakan, termasuk perjuangan sertifikasi PPG dan P3K bagi guru PAI, serta berperan sebagai penggerak pendidikan keagamaan.
Ambon,moluccastimes.id-Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Maluku adalah organisasi profesi wadah guru PAI di tingkat provinsi Maluku yang bertujuan meningkatkan kompetensi, karier, dan kesejahteraan pendidik.
AGPAII berfungsi mengadvokasi kebijakan, termasuk perjuangan sertifikasi PPG dan P3K bagi guru PAI, serta berperan sebagai penggerak pendidikan keagamaan.
Menurut Ketua Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Maluku, Muhammad Latuapo, M.Pd, AGPAII Maluku telah membentuk kepengurusan di tingkat kabupaten kota yaitu Dewan Pimpinan Daerah (DPD).
Berbagai kegiatan eksternal telah diikuti yang dilaksanakan oleh DPP baik dalam bentuk online maupun tatap muka seperti Rapat Kerja Nasional (Rakernas), Musyawara Nasional, dan peningkatan mutu pendidikan di bidang Agama Islam maupun zoom bersama DPRI pusat terkait kemaslahatan Guru PAI.
Kegiatan lain adalah menggelar meeting mendesak Presiden Prabowo lewat surat terbuka untuk menyelesaikan penanganan musibah di Sumatera.
“Sementara kegiatan internal yang dilakukan diantaranya koordinasi bersama Dinas Pendidikan, Pemerintah Daerah serta Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku sehubungan dengan kemaslahatan GPAI di Maluku. Kemudian membentuk
MGMP dan KKG agama Islam baik ditingkat Provinsi dan daerah. Kerjasama dengan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku mengawal siswa mengikuti lomba PAI Fair di Jakarta,” ulasnya.
Latuapo menjelaskan, seluruh kegiatan yang dilakukan AGPAII Provinsi Maluku itu berdasarkan rasa kekeluargaan serta saling memperhatikan.
“Kegiatan sosial lainnya yaitu menyantuni Anggota AGPAII yang terkena musibah didaerah-daerah, kemudian bersama guru guru Agama Nasrani membantu memperjuangkan tunjangan sertifikasi. Turut membantu terutama guru PAI yang terkena musibah di Sumatera. Dan sebaliknya DPP Pusat juga menyalurkan Rp. 100 juta untuk guru guru PAI yang terkena gempa di Maluku beberapa waktu lalu,” rincinya.
Dirinya berharap dengan adanya koordinasi, bantuan serta upaya yang dilakukan AGPAII Provinsi Maluku, maka pengembangan AGPAII kedepan akan semakin baik. (MT-01)

.



