Antisipasi Macet Antrean BBM, Polda Polda Maluku Feat Pemprov & TNI Gelar Rakor

by -3 Views
foto dok. Papuanewsonline.com

“Kita harus melihat secara utuh apa yang terjadi di lapangan dan mengelolanya dengan baik. Potensi gangguan keamanan atau hambatan lalu lintas harus bisa kita cegah secara cepat dan tepat,” ujar Irjen Pol Dadang Hartanto.

Ambon,moluccastimes.id-Kepolisian Daerah Maluku bergerak cepat mengantisipasi dampak dinamika pasca-kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Guna mencegah terjadinya gangguan ketertiban umum dan kemacetan lalu lintas, Polda Maluku menggelar rapat koordinasi lintas sektoral bersama pemerintah daerah, TNI, Pertamina Patra Niaga, serta para pengelola SPBU di Ruang Rapat PJU Polda Maluku, Senin 14/09/2026.

Rapat krusial ini dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si yang berfokus pada dua agenda utama, yakni memastikan keamanan pasokan BBM di wilayah Maluku serta merumuskan strategi pengelolaan antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang mulai padat.

Kapolda Maluku menegaskan bahwa karakteristik Maluku sebagai wilayah kepulauan menuntut adanya kesamaan persepsi dan pola penanganan yang terintegrasi antarpemangku kepentingan.

Ia mengingatkan agar antrean panjang di SPBU tidak dibiarkan meluber hingga ke jalan utama karena dapat mengganggu arus lalu lintas.

“Kita harus melihat secara utuh apa yang terjadi di lapangan dan mengelolanya dengan baik. Potensi gangguan keamanan atau hambatan lalu lintas harus bisa kita cegah secara cepat dan tepat,” ujar Irjen Pol Dadang Hartanto.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Wayame memberikan klarifikasi terkait kondisi riil di lapangan.

Pertamina memastikan bahwa stok BBM di Maluku saat ini berada dalam posisi aman untuk beberapa hari ke depan, sehingga masyarakat tidak perlu panik akan isu kelangkaan.

Menurut pihak Pertamina, fenomena antrean panjang yang terjadi di beberapa titik SPBU akhir-akhir ini murni dipicu oleh penumpukan konsumen yang datang secara bersamaan pada jam-jam tertentu, bukan karena menipisnya pasokan minyak.

Pertamina pun menyatakan telah menyiapkan langkah mitigasi dan berkomitmen memperkuat koordinasi pengawasan bersama TNI, Polri, dan Pemda.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., menjelaskan bahwa rakor ini merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam menjaga stabilitas kamtibmas. Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Maluku agar tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan normal, dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu hoaks terkait kelangkaan pasokan BBM.

Rapat ini juga melibatkan manajemen PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Wayame serta pengelola SPBU strategis seperti SPBU Tulehu, Galala, Wayame, Passo, dan Lateri.

Sementara sejumlah pejabat penting turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Maluku Dr. Sc. Agr. Drh. Faradillah Atamimi, M.TAPSc., perwakilan Dinas Perindag Provinsi Maluku Dr. Achmad Jais Ely, S.T., M.Si., serta Kadis Perindag Kota Ambon Drs. Herman S. Tetelepta, M.Si. Dari unsur TNI, hadir perwakilan dari Kodam XV/Pattimura, Lantamal IX Ambon, dan Lanud Pattimura. (MT-01)

 

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *