Atasi Masalah Kota, Bodewin Wattimena Ajak Kampus Kolaborasi Berbasis Pentahelix

by -25 Views

“Perguruan tinggi memiliki posisi strategis karena menguasai kapasitas keilmuan, riset, dan inovasi yang dibutuhkan untuk menjawab tantangan nyata di Ambon. Persoalan tersebut mencakup kemiskinan, produktivitas UMKM, transformasi digital, pemerataan pendidikan dan kesehatan, hingga isu lingkungan seperti sampah, banjir, dan perubahan iklim,” sebut Wali Kota.

Ambon,moluccastimes.id-Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin Wattimena, M.Si menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menyelesaikan kompleksitas persoalan perkotaan, saat menjadi pembicara dalam The 2nd International Conference Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Pattimura (Unpatti) di Hotel Santika Ambon, Jumat 16/10/2026.

Dalam kesempatan tersebut menyerukan pentingnya kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat.

“Perguruan tinggi memiliki posisi strategis karena menguasai kapasitas keilmuan, riset, dan inovasi yang dibutuhkan untuk menjawab tantangan nyata di Ambon. Persoalan tersebut mencakup kemiskinan, produktivitas UMKM, transformasi digital, pemerataan pendidikan dan kesehatan, hingga isu lingkungan seperti sampah, banjir, dan perubahan iklim,” sebut Wali Kota.

Poin Utama Arahan Wali Kota Ambon

Dalam paparan bertema “Pembangunan Inklusif Berbasis Sains dan Teknologi”, Wali Kota menguraikan beberapa prinsip penting antara lain :

• Teknologi Berpusat pada Manusia
Kemajuan sains dan teknologi tidak boleh hanya diukur dari kecanggihannya, melainkan dari sejauh mana alat tersebut mampu mengurangi kesenjangan, memperluas kesempatan, dan menyejahterakan warga.
• Kesesuaian dengan Kondisi Daerah
Penerapan teknologi tinggi (seperti rekayasa cuaca atau penggunaan pesawat untuk kabut asap) tidak bisa dipaksakan tanpa mempertimbangkan faktor ilmiah serta kesiapan dan kemampuan riil daerah.
• Visi Ambon 5 Tahun ke Depan
Arah pembangunan kota berkomitmen pada visi “Ambon Manise yang inklusif, toleran, dan berkelanjutan”, di mana seluruh lapisan masyarakat mendapatkan akses dan kesempatan yang setara terhadap hasil pembangunan.

Melalui forum internasional ini, Wali Kota berharap hasil riset dari para akademisi Unpatti dapat melahirkan basis data dan bukti ilmiah yang kuat guna membantu pemerintah merumuskan kebijakan publik yang tepat sasaran.(MT-01)

 

 

..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *