Beri Kuliah Umum Di FK Unpatti, Harbu : Peran JKN Dalam Sistem Pelayanan Kesehatan Nasional

by -9 Views

Materi Kuliah Umum meliputi sistem asuransi pelayanan kesehatan, konsep jaminan sosial kesehatan, serta penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Provinsi Maluku. Materi tersebut diberikan agar mahasiswa memiliki pemahaman yang komprehensif terkait peran JKN dalam sistem pelayanan kesehatan nasional.

Ambon,moluccastimes.id-Dalam upaya menggencarkan edukasi peduli jaminan kesehatan kepada generasi muda, BPJS Kesehatan Cabang Ambon menggelar Kulaih Umum kepada mahasiswa kedokteran semester akhir atau dokter muda Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (Unpatti).

Menurut Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, Harbu A. Hakim, S.Kom., MM, AAAK, kolaborasi ini sangat penting dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait sistem jaminan kesehatan di Indonesia.

“Edukasi rutin dan berkala kepada dokter-dokter muda dan jajaran fakultas kedokteran, diharapkan dapat menambah wawasan serta meningkatkan pemahaman tentang jaminan asuransi kesehatan yang berlaku di Indonesia,” ujar Harbu.

Pria smart itu menambahkan, Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) diperuntukkan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Karena Program JKN ditujukan kepada semua orang, diharapkan setiap individu dapat memahami prosedur, hak, dan kewajiban sebagai peserta JKN sejak dini. Dengan materi yang diberikan diharapkan agar mahasiswa memiliki pemahaman yang komprehensif terkait peran JKN dalam sistem pelayanan kesehatan nasional,” terangnya.

Materi Kuliah Umum meliputi sistem asuransi pelayanan kesehatan, konsep jaminan sosial kesehatan, serta penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Provinsi Maluku. Materi tersebut diberikan agar mahasiswa memiliki pemahaman yang komprehensif terkait peran JKN dalam sistem pelayanan kesehatan nasional.

Sementara itu, Ketua Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat di Fakultas Kedokteran Unpatti, Elpira Asmin, S.KM., M.Kes mengapresiasi BPJS Kesehatan dengan kegiatan yang bermanfaat bagi mahasiswa, terutama dalam menambah wawasan praktis terkait Program JKN.

“Mahasiswa sangat antusias, terlebih karena kelas kepaniteraan klinik Ilmu Kesehatan Masyarakat diisi langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon. Informasi terkait Program JKN ini sangat bermanfaat dan akan kami teruskan kepada keluarga serta kerabat kami di mana pun berada,” ujar Elpira.

Antusiasme mahasiswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah satu peserta, Glorya A. Bakarbessy, mengaku senang dapat mengikuti kuliah umum tersebut. Menurutnya, sistem rujukan ditentukan berdasarkan indikasi medis oleh dokter.

“Hal ini mempertimbangkan ketersediaan dokter spesialis dan fasilitas pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat lanjut, serta jarak pasien terhadap fasilitas tersebut,” ujar Glorya.

Pada kesempatan yang sama, Putri Zaebrina juga menyampaikan pandangannya mengenai manfaat Program JKN. Ia menilai program ini sangat membantu masyarakat, terutama ketika membutuhkan layanan kesehatan.

“Program JKN memang wajib bagi masyarakat. Namun, jika memiliki asuransi lain, disarankan menggunakan asuransi yang dapat berbagi manfaat dengan BPJS Kesehatan. Misalnya, jika peserta berada di kelas satu, maka asuransi tambahan dapat digunakan untuk menutup biaya tambahan agar dapat naik ke kelas VIP. Pastikan penanggung utamanya tetap BPJS Kesehatan,” jelas Putri.(MT-01)