Bikin Trenyuh, Direktur RSUD dr. Wem Tehupeiory : Kesehatan Itu Tak Boleh Tunggu Administrasi!

by -43 Views

“Perubahan status dari puskesmas menjadi rumah sakit membawa peningkatan kualitas layanan. Proses administrasi kini berjalan lebih cepat. Pelayanan sudah mulai beroperasi secara bertahap yaitu bulan Agustus kita mulai melayani pasien langsung, pada September kita melakukan peningkatan kapasitas layanan dan Oktober kita sudah beroperasi penuh, sambil menunggu momen peresmian atau launching,” papar Direktur RSUD dr. Wem Tehupeiory, dr. Bonny Pattipawaey, M.Kes di ruang kerjanya, Senin 02/11/2026.

Ambon,moluccastimes.id-Walaupun baru 4 bulan bertransisi dari Puskesmas Rawat Inap menjadi Rumah Sakit tipe D, namun RSUD dr. Wem Tehupeiory yang yang terletak di Negeri Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan (Leitisel) memiliki keunggulan yang wajib menjadi perhatian.

Pelayanan komplit yang diberikan antara lain :

• Pelayanan Medik Dasar, Umum, dan Gigi Mulut
• Pelayanan KIA/KB, Penyakit Dalam, Kesehatan Anak, serta Bedah
• Obstetri dan Ginekologi (Kebidanan & Kandungan)
• Penunjang Medis: Radiologi, Patologi Klinik, Rehabilitasi Medik, Farmasi, serta Elektromedik Diagnostik (EKG)

Transformasi Pelayanan dari Puskesmas ke Rumah Sakit

“Perubahan status dari puskesmas menjadi rumah sakit membawa peningkatan kualitas layanan. Proses administrasi kini berjalan lebih cepat. Pelayanan sudah mulai beroperasi secara bertahap yaitu bulan Agustus kita mulai melayani pasien langsung, pada September kita melakukan peningkatan kapasitas layanan dan Oktober kita sudah beroperasi penuh, sambil menunggu momen peresmian atau launching,” papar Direktur RSUD dr. Wem Tehupeiory, dr. Bonny Pattipawaey, M.Kes di ruang kerjanya, Senin 02/11/2026.

Diakuinya, RSUD ini melayani pasien yang bukan peserta BPJS atau BPJS non aktif.

“Disini kami tidak menunggu BPJS aktif baru melayani. Siapapun yang datang, kami layani terlebih dahulu. Kesehatan itu tidak boleh menunggu administrasi,” tegas Pattipawaey.

Menurutnya, hal ini sesuai dengan kerinduan Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin Wattimena, M.Si untuk melayani pasien kurang mampu dan BPJS yang non aktif.

“Sesuai arahan Pak Wali Kota dimana RSUD ini diperuntukkan bagi warga kurang mampu, yang BPJS nya non aktif. Karena itu sejak Juli 2026 lalu, seluruh layanan kami gratiskan selama empat bulan. Dari situ banyak pasien yang datang terutama yang berdomisili di Leitimur Selatan. Untuk kedepan, kembali kita berlakukan pembayaran yang tentunya disesuaikan dengan kondisi pasien,” terangnya.

Meskipun saat ini pelayanan kesehatan mulai berjalan seiring persiapan peluncuran, Pemkot Ambon secara paralel tengah mengusulkan peningkatan status RSUD dr. Wem Tehupeiory dari Tipe D menjadi Tipe C ke Kementerian Kesehatan RI.

“Peningkatan status ini ditujukan agar kapasitas tampung, fasilitas medis, dan ketersediaan dokter spesialis menjadi jauh lebih memadai dan komprehensif bagi masyarakat Leitisel maupun masyarakat Kota Ambon secara umum,” tandas dr. Bonny.(MT-01)

 

 

..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *