Billady : IKAD Bukan Sekadar Alat Ukur, Tapi Instrumen Strategis Kerja TPAKD

by -3 Views

“IKAD diharapkan menjadi acuan dalam penyusunan program kerja TPAKD guna mendukung pencapaian target pembangunan ekonomi wilayah Maluku sebagaimana tertuang dalam Sapta Cita Lawamena, yaitu Transformasi Maluku Menuju Maluku yang Maju, Adil, dan Sejahtera Menyongsong Indonesia Emas 2045” ungkap Billady.

Ambon,moluccastimes.id-Dalam upaya memperluas akses keuangan kepada masyarakat di Provinsi Maluku, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku kolaborasi bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten Kota, lewat Rapat Koordinasi Daerah dan Rapat Pleno TPAKD se-Provinsi Maluku yang berlangsung di Kantor OJK Provinsi Maluku, Selasa 07/07/2026.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady menyampaikan bahwa dalam mendorong akselerasi inklusi keuangan di daerah, OJK telah menyusun proyeksi target Indeks Akses Keuangan Daerah (IKAD) sebagai gambaran terstruktur mengenai kondisi akses keuangan masyarakat berdasarkan dimensi penggunaan, ketersediaan, dan kedalaman layanan keuangan.

“IKAD diharapkan menjadi acuan dalam penyusunan program kerja TPAKD guna mendukung pencapaian target pembangunan ekonomi wilayah Maluku sebagaimana tertuang dalam Sapta Cita Lawamena, yaitu Transformasi Maluku Menuju Maluku yang Maju, Adil, dan Sejahtera Menyongsong Indonesia Emas 2045” ungkap Billady.

Hal ini lanjutnya, mengartikan bahwa Indeks Akses Keuangan Daerah (IKAD) bukan sekadar alat ukur data, melainkan instrumen strategis yang menjadi dasar perumusan seluruh program kerja TPAKD di Maluku.

“Sementara itu, sinkronisasi IKAD dan Sapta Cita Lawamena, yaitu sinkronisasi kebijakan dimana data dari dimensi penggunaan, ketersediaan, dan kedalaman layanan dalam IKAD dipakai untuk memastikan alokasi program keuangan TPAKD tepat sasaran. Selanjutnya sebagai pendorong transformasi dimana akses keuangan yang merata menjadi fondasi utama dalam menggerakkan roda ekonomi masyarakat lokal demi mencapai target “Transformasi Maluku”. Kemudian target jangka panjang merupakan kebijakan yang dirancang secara berkelanjutan untuk mendukung visi wilayah Maluku yang Maju, Adil, dan Sejahtera guna menyongsong Indonesia Emas 2045,” jelasnya.

Rapat tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Maluku, H. Abdullah Vanath, S.Sos dan dihadiri oleh seluruh Ketua TPAKD Kabupaten/Kota se-Maluku, anggota TPAKD Provinsi Maluku yang terdiri atas jajaran Pemerintah Provinsi Maluku, lembaga jasa keuangan, serta para pemangku kepentingan terkait.

Sementara itu sesi pemaparan materi disampaikan oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Maluku, Dr. Djalaludin Salampessy, S.Pi., S.H., M.Si. Dan juga Asisten Direktur Senior OJK, Novian Suhardi, yang memaparkan Roadmap TPAKD Tahun 2026–2030 serta Rancangan Petunjuk Teknis (Juknis) TPAKD. (MT-01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *