Bukan Lomba Biasa, Wali Kota Ambon Sebut LASQI Fest Jadi Wadah Penjaring Talenta Qasidah Maluku

by -2 Views

“LASQI Nusantara Fest bukan sekadar ajang perlombaan biasa, melainkan sebuah sarana krusial untuk melestarikan seni qasidah. Di dalam kesenian tersebut terkandung nilai-nilai keagamaan, moral, serta pendidikan bagi generasi muda Islam. Selain sebagai wadah pelestarian seni, kompetisi ini juga dipersiapkan untuk menjaring talenta-talenta muda berbakat yang nantinya akan mewakili Kota Ambon ke tingkat Provinsi Maluku,” jelas Wali Kota.

Ambon,moluccastimes.id-Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si resmi membuka gelaran LASQI Nusantara Fest Tingkat Kota Ambon tahun 2026 yang berlangsung di Islamic Center, Jumat 27/08/2026.

Dalam sambutannya, Wali Kota meminta seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan ajang ini sebagai wadah proses belajar.

“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, dengan penuh sportivitas, menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan agar kegiatan ini menjadi rumah belajar bagi kita semua dalam banyak hal,” ujar Wali Kota.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini penting untuk membentuk karakter masyarakat yang lebih baik serta melahirkan generasi muda yang bermoral di Kota Ambon.

“LASQI Nusantara Fest bukan sekadar ajang perlombaan biasa, melainkan sebuah sarana krusial untuk melestarikan seni qasidah. Di dalam kesenian tersebut terkandung nilai-nilai keagamaan, moral, serta pendidikan bagi generasi muda Islam. Selain sebagai wadah pelestarian seni, kompetisi ini juga dipersiapkan untuk menjaring talenta-talenta muda berbakat yang nantinya akan mewakili Kota Ambon ke tingkat Provinsi Maluku,” jelas Wali Kota.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan apresiasinya kepada jajaran pengurus LASQI Provinsi maupun Kota, serta para orang tua yang mendukung anak-anak mereka sejak tahap penjaringan di tingkat kecamatan.

“Pelaksanaan LASQI Nusantara Fest tahun ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-451 Kota Ambon yang diperingati setiap tanggal 7 September dengan tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju” untuk perayaan tahun ini,” lugas Wali Kota.

Wali Kota menekankan bahwa konsep berkelanjutan dan penanganan sampah menjadi fokus utama. Namun, ia juga mengingatkan bahwa makna “bersih” memiliki dimensi yang lebih dalam.

“Ambon Bersih juga soal bersih hati kita, soal bagaimana kita menghadapi kehidupan bersama ini dengan niat hati yang tulus,” tegasnya.

Rincian Kategori dan Jumlah PesertaFestival keagamaan ini diikuti oleh ratusan peserta yang terbagi ke dalam kategori perorangan dan kelompok. Tercatat ada 100 peserta individu yang berkompetisi, dengan rincian 41 peserta pada kategori Bintang Vokalis dan 59 peserta pada kategori Pop Religi.

Kedua kategori ini mencakup kelompok usia anak-anak, remaja, hingga dewasa putra-putri.Sementara untuk kategori kelompok, ajang ini memfasilitasi Lomba Grup Qasidah Tradisional yang diikuti oleh 24 grup dari ibu-ibu Majelis Ta’lim se-Kota Ambon, serta lomba Samrah yang diikuti oleh 8 grup peserta.

Pembukaan festival ini ditandai dengan pemukulan rebana secara bersama-sama oleh Wali Kota Ambon, Ketua Panitia Nitha Bin Umar, Ketua LASQI Nusantara Jaya Provinsi Maluku Ani Vanath, dan Ketua LASQI Nusantara Jaya Kota Ambon Abbas Rumadan, SH.(MT-01)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *